Cinta dan Prahara

Bagikan:
Ilustrasi

CINTA memberikan kedamaian. Tapi tidak dengan Donwori (nama samaran), yang justru cintanya menciptakan prahara. Alasan sudah tidak cocok lagi, Donwori mencampakkan istrinya, sebut saja Karin.

Karin ditinggal, pria berusia 42 tahun itu malah memupuk rasa sukanya dengan Sephia (nama asal comot), yang tak lain tak bukan adalah mantan istri kakak Karin. Urusan perceraiannya masih berada di tahap dua. Namun nahas harus diterima Karin. Kabar yang menyayat hati sampai ke telinganya.

Tanpa rasa bersalah dan tanpa ampun, Donwori akan mempersunting kakak iparnya sendiri, mantan istri dari kakak Karin. “Dia nikah lagi gak masalah, tapi kenapa harus sama kakak iparku sendiri. Gimana nasib anak-anak,” keluhnya.

Karin menjelaskan, hubungannya dengan Donwori memang tidak harmonis beberapa tahun belakangan. Keduanya sering bertengkar. Bahkan sudah beberapa bulan terakhir ini, mereka pisah ranjang.

Alasannya pun konyol, rebutan harta warisan. Donwori tidak terima jika harta warisan orang tua Karin dipakai modal nyaleg kakak iparnya. Sampai kapan pun, lanjutnya, ia tidak akan terima dengan keputusan suaminya yang ia nilai gila ini. Kok bisa-bisanya ia nekat menikahi kakak iparnya. “Urat malu dia kayaknya udah pedot,” katanya menimpali.

Perempuan yang tinggal di kawasan Lakarsantri ini sempat curiga, jangan-jangan, suaminya ini memang sudah ada main dengan kakak iparnya sejak lama. Namun Karin mengaku, selama ini ia tak pernah menangkap gerak-gerik mencurigakan keduanya yang notabene adalah teman sekantor.

“Entah sampean percaya atau gak, kita bertiga ini satu tempat kerja,” katanya lagi. Sembari bercerita, nampak sekali gurat kesedihan dan tak percaya dari Karin. Namun apalah daya, ia juga toh tak berkutik.

Mau apa lagi kalau sudah tak terikat begini. Ia juga makin tak habis pikir, kok bisa-bisanya juga orang tua Sephia itu mau-mau saja menerima. Bisa dikatakan, ibaratnya kakak beradik Karin ini tersakiti oleh pasangan baru ini. Paket komplit lah istilahnya.

Meski hatinya sendiri remuk redam, ia juga kasihan dengan keluarganya. Sudah otomatis, kabar itu akan jadi topik hot banyak orang. “Sampean ngerti sendiri mulute orang kampung gimana. Pasti kita jadi omongan. Kasihan bapak ibukku,” pungkasnya sembari menahan air mata yang akan jatuh ke pipi. (jpnn)

Bagikan: