Menu

Artis Jebolan Mamamia Tabur Bunga di Danau Toba

  • Linkedin
Freddy
Margareth Siagian bersama rombongan ketika melakukan tabur bunga di Danau Toba, tepatnya di Pantai Lumbanbulbul, Balige, Tobasa, Minggu (24/6).

MetroTabagsel.com – Sebagai bentuk ucapan duka atas kejadian tragis yang menimpa para penumpang KM Sinar Bangun, Yayasan Taman Eden 100 memprakarsai tabur bunga ke perairan Danau Toba di pantai Lumbanbulbul, Balige, Tobasa, Minggu (24/6).

Turut hadir dalam kegiatan itu Ibu-ibu PKK Pemkab Tobasa dihadiri Ibu Wakil Bupati, juga artis Margareth Siagian. “Kegiatan tabur bunga yang kami laksanakan sebagai bentuk keprihatinan dan ucapan duka atas musibah tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba. Ini kejadian pahit, dimana sebagian besar korban belum diketemukan hingga sekarang,” kata Margareth di sela-sela tabur bunga.

Menurut Margareth, kegiatan tabur bunga, terkait kejadian tragis yang menimpa para penumpang KM Sinar Bangun yang diduga tenggelam akibat kelebihan daya angkut itu, tidak serta merta harus dimaknai dengan mistis Danau Toba. Tapi perlu dikaji dengan menggunakan nalar yang rasional.

“Sebagai makhluk berakal, kita harus bisa menjaga harmoni dengan alam, termasuk seluruh penghuni jagad raya ini. Kecelakaan bisa saja terjadi akibat disharmoni dengan alam. Membawa beban atau muatan melebihi kapasitas, itu sama saja sudah merupakan disharmoni,” jelasnya.

Disamping itu, menurut Margareth, nilai-nilai kearifan lokal perlu dihargai, termasuk menjaga habitat alam. Seperti membudidayakan tanamam spesifik lokal Andaliman yang dari zaman nenek moyang orang Batak sudah sangat banyak diketahui manfaatnya serta bernilai ekonomis tinggi, hingga era dewasa kini.

Diketahui, juara kedua Mamamia Show 2007 itu telah dinobatkan sebagai duta Andaliman. Sebagai artis yang menyandang predikat duta Andaliman, Margareth menyebutkan dirinya akan berupaya maksimal mensosialisasikan gerakan penanaman andaliman secara lebih meluas hingga menjadi komoditas eksotik Tapanuli yang bisa diandalkan.

“Untuk penyebar luasan tanaman andaliman, kami akan menyelenggarakan pameran tanaman khas Batak ini di JCC Senayan Jakarta pada 19 – 21 Juli 2018,” katanya.

Tentang Andaliman, pengelola Taman Eden 100 Marandus Sirait menyebutkan, pada acara pameran di JCC Jakarta, mereka akan melantunkan lagu berjudul andaliman yang digubahnya sendiri sebagai ajakan menggugah petani untuk membudidayakan tanaman khas Batak yang hanya tumbuh di kawasan Danau Toba tersebut.

Dikatakan, dalam rangka penyebar luasan tanaman khas yang sangat potensial dikembangkan di kawasan Danau Toba itu, pihaknya telah membagikan bibit Andaliman secara gratis kepada 50 kelompok tani yang menyebar di Tobasa.

Selain itu, untuk memperkenalkan lebih jauh ke daerah lain, Taman Eden juga menyumbangkan bibit untuk ditanam di Bandara Internasional Silangit.

“Untuk saat ini, di Taman Eden tersedia sekitar 2500 batang tanaman andaliman siap panen, dan bisa dipetik sendiri oleh pengunjung,” jelas Marandus. (ft/rah)

  • Linkedin
Loading...