Menu

SMK Tondini Nusantara Budidaya Tanaman Hidroponik

  • Linkedin
Asmar Siregar
Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, Pendidikan dan Koramil 05 PB melakukan tanam perdana tanaman hidropinik di green house SMK Tondini Nusantara (SMK Pertanian).

PALUTA – Sekolah Menengah Kejuruan Swasta Tondini Nusantara (SMK Pertanian) Kabupaten Padanglawas Utara membudidayakan tanaman hidroponik yang dikembangkan di dalam Green House.

Budidaya tanaman hidroponik ini selain untuk lahan praktik siswa SMK Tondini Nusantara juga untuk mendukung pemenuhan sayuran yang sehat tanpa pestisida.

Demikian disampaikan, Ketua Yayasan Hj Nursehan Siregar melalui Kepala Sekolah Otto Ayana Siregar ST saat melakukan tanam perdana sayuran hidroponik di dalam Green House bersama Dinas Pertanian Kabupaten Paluta, Danramil 05 Padang Bolak, Dinas Ketahanan Pangan dan Cabang Dinas Pendidikan, Selasa (9/10) siang.

Dijelaskan Otto, tujuan pengembangan tanaman hidroponik di sekolah tersebut, yakni untuk mengangkat citra sekolah pertanian yang selama ini dinomorduakan anak-anak lulusan SMP, karena pertanian identik dengan panas, hujan, dan kotor.

“Melalui pengembangan tanaman hidroponik dalam green house ini diharapkan akan lebih menarik minat siswa menekuni dunia pertanian,” katanya.

Tambahnya, selain melakukan tanam perdana tanaman hidroponik, pihak sekolah SMK pertanian Tondini Nusantara juga melakukan tanam perdana tanaman jagung yang berlokasi disekitar sekolah dengan luas lahan 1 hektar yang ditanam secara simbolis pihak Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Cabang Dinas Pendidikan dan TNI serta siswa.

Sementara, Kadis Pertanian Sarwoedi Harahap diacara tanam perdana tanaman hitroponik di SMK Tondini Nusantara mengharapkan, supaya pengembangan tanaman hidroponik ini dapat membangkitkan jiwa entrepreneur siswa sehingga kalau mereka lulus dari sekolah ini tidak mencari pekerjaan, tetapi menciptakan lapangan pekerjaan, ungkapnya.

Terpisah, ketua panitia tanam perdana Ramsal Harahap didampingi guru pembimbing Jefri dan Habibi mengatakan, dengan program tersebut, pihaknya ingin memberi contoh pada siswa tentang jenis makanan yang sehat dan melatih anak-anak untuk menghasilkan komoditas pertanian yang sehat, bebas pertisida.

Katanya, adapun tanaman hitroponik yang ditanam di dalam green house tahap pertama ini yakni, Cabai dan tomat. Sedangkan dilahan lainnya yakni jagung. (ais)

  • Linkedin
Loading...