Pendidikan Bahasa FKIP UMTS Pengabdian Masyarakat: Tingkatkan Kepedulian Kepada Sesama

Bagikan:
Jajaran Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMTS berfoto bersama dengan anak-anak dan warga Ulu Pungkut saat kegiatan Pengabdian Masyarakat, beberapa waktu lalu.

SIDIMPUAN – Jajaran Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat di Desa Muara Saladi Kecamatan Ulu Pungkut Kabupaten Mandailing Natal, beberapa waktu lalu.

Desa ini merupakan desa yang terkena dampak bencana alam banjir yang terjadi beberapa minggu yang lalu yang menghanyutkan rumah warga dan menelan korban jiwa. Kegiatan ini dalam rangka mewujudkan catur dharma perguruan tinggi di Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS).

Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa dan dosen Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia UMTS disambut baik oleh Kepala Desa Muara Saladi Syafaruddin.

“Saya sangat merasa senang akan kehadiran bapak/ibu dosen dan juga mahasiswa yang telah berkenan melaksanakan pengabdian masyarakat di desa kami. Harapan kita pengabdian ini dapat meyembuhkan trauma dan membangkitkan semangat masyarakat disini khususnya anak-anak yang masih merasa takut akan bencana yang lalu,” ujarnya.

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMTS Muhammad Darwis MPd menyambut baik Pengabdian Kepada Masyarakat ini. Ia berharap peserta dapat mengikutinya dengan serius dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat.

“Saya sangat menyambut baik Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan oleh Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia di Desa Ulu Pungkut. Semoga Pengabdian ini dapat memberi manfaat bagi masyarakat dan mahasiswa,” tuturnya.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia Eli Marlina MPd yang juga selalu mendukung kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa dan dosen.

“Semoga acara seperti ini lebih sering lagi dilaksanakan, agar nantinya mahasiswa tidak hanya mampu dibidang akadsemisi saja melainkan memiliki rasa sosial yang tinggi terhadap masyarakat,” ujarnya.

Dalam acara pengabdian tersebut mahasiswa menghibur masyarakat dan anak-anak dengan terapi sastra yang bervariasi, mulai dari bernyanyi, berpuisi, berpantun, mendongeng, dan sebagainya.

Mahasiswa sangat antusias akan pengabdian ini yang nantinya melalui terapi sastra dapat menyembuhkan luka bagi masyarakat di Desa Muara Saladi. Masyarakat khususnya anak-anak merasa sangat senang atas terapi sastra yang diberikan mahasiswa dan dosen.

Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini diakhiri dengan memberikan sejumlah bantuan kepada para orang tua dan anak-anak yang terkena banjir di Desa Muara Saladi yaitu keperluan sekolah berupa alat tulis untuk anak-anak dan uang kepada para orangtua. (bsl)

Bagikan: