M2EE 2018 Darul Mursyid Juara Umum II

Bagikan:

TAPSEL – Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) Tapanuli Selatan meraih juara umum dua pada Methodist-2 Education Expo (M2EE) ke-19, yang memperebutkan trofi Gubsu pada tanggal 9-10 November lalu.

Menurut Yusri Lubis, Wakil Direktur Bidang Pendidikan PDM M2EE ini adalah event tahunan Lomba Sains Plus antar pelajar SMA se-Sumut.

Yusri Lubis juga menerangkan bahwa ada enam Bidang studi yang diperlombakan dalam event ini yakni Bahasa Inggris, Fisika, Kimia, Matematika, Biologi dan Ekonomi.

Semua sekolah terbaik di Sumut akan beradu cerdas dalam event ini di bidang sains dan hingga kini masih cukup diminati.

Setelah pengumuman Juara atau perolehan medali, PDM berhasil keluar sebagai juara umum dua, yakni sebanyak enam emas, sembilan perak dan sebelas perunggu.

“Alhamdulilah, tahun 2018 ini PDM kembali bisa merebut juara umum dua pada event M2EE dengan perolehan medali sebanyak enam emas, sembilan perak dan sebelas perunggu,” sebutnya.

“Bangga dan ucapan terimkasih kami kepada semua anak didik kami yang telah mampu mengharumkan nama PDM di event bergengsi seperti ini. Ini juga menjadi salah satu barometer bagi kami untuk membandingkan kemampuan akademik siswa kami khususnya di bidang sains dengan sekolah-sekolah terbaik yang ada di Sumut ini,” ungkap Yusri Lubis.

Meski demikian, kata Yusri Lubis mereka akan terus berupaya untuk menjadi yang terbaik yakni meraih juara umum pertama di event ini kelak. Karena tahun ke tahun sang juara bertahan belum bisa terkalahkan yakni SMA Sutomo Medan.

“Kami sangat bersyukur atas prestasi yang ditorehkan anak didik kami ini. Meski demikian target kami harus bisa merebut juara umum pertama dimasa mendatang. Sembari kami akan mengevaluasi titik-titik kelemahan kami,” pungkas Yusri Lubis.

Adapun siswa PDM yang berhasil meraih prestasi di event M2EE ini adalah Pahri Husein dan Riski Ananda Tanjung meraih Emas, Sabina Ruwayya, Reza Zulfahmi dan Khoirunnisa meraih Perak dan Putri Jasmin, Mustofa dan Dira Anta Qari meraih Perunggu.

Di bidang studi Ekonomi ada Dimas Ferdi Hasan, Mukhlas Mahrawi dan Anwar Ibrahim berhasil meraih Emas, Yusril dan Raditya meraih Perak dan Swandi Hamzah, Sazni meraih Perunggu.

Sementara itu untuk bidang studi Matematika ada Muhammad Ribhi Marbun meraih emas, Raja Akbar dan Ahmad Rian Saifullah meraih Perak, serta Aspa Rizik dan Fadil meraih perunggu. Untuk Bidang studi Fisika ada Alfi Hidayat, Aqnan Hamid meraih Perak dan Kurniawan dan Azhar Anas meraih Perunggu. Juga Bidang Studi Kimia ada Fatihatun Nikmah dan Andre Gunawan meraih Perunggu.

Jafar Syahbuddin Ritonga DBA sebagai Direktur PDM menambahakan, salah satu yang terpenting dari perolehan prestasi mereka adalah konsistensi dalam meraih juara.

Dikatakan, sejak mereka mengikuti event M2EE ini tahun 2012, PDM selalu berada di posisi juara umum dua dan tiga.

“Alhamdulillah atas prestasi yang ditorehkan anak didik kami di event M2EE ini masih bisa konsisten dan saya kira konsistensi itu paling penting,” sebutnya.

Sebab, konsistensi membukatikan kualitas yang diakui. Tidak sedikit sekolah bisa meraih prestasi tapi juga tidak banyak yang bisa konsisten. Karena memang mempertahankan jauh lebih sulit dibandingkan dengan upaya mengejar atau meraih prestasi tersebut.

Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir) yang mengelola PDM ini mengatakan, masyarakat kini sudah bisa menilai bahwa PDM kini menjadi saingan terberat diantara sekolah-sekolah unggulan bahkan sekolah Umum terbaik lainnya di bidang sains di Sumatera Utara.

Terbukti dengan perolehan prestasi yang di torehkan siswanya di berbagai event. Tidak terkecuali di event M2EE ini yang sering-sering disebut sebagai event olimpiade sains paling bergengsi di Provinsi Sumut ini. (ran)

Bagikan: