Menu

Pengabdian 35 Tahun Berakhir Manis di Momen Hardiknas

  • Linkedin
Amran Pohan
Kadis Pendidikan, Sekretaris Dinas Pendidikan Zulfahmi, Kabid Dikdas Enrico Fermi Batubara, Kabid PLS Jajang Maman dan Kabid Kebudayaan Ramla Siahaan saat pelepasan Sapril Siregar yang memasuki masa pensiun.

TAPSEL – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2018, merupakan hari terakhir bagi H Sapril Siregar SH mengabdikan diri di Pemkab Tapsel. Kabid Pembinaan SMP Disdik Tapsel ini, telah memasuki masa pensiun.

Dan, Dinas Pendidikan Daerah Kabupaten Tapsel di bawah pimpinan Ahmad Ibrahim Lubis menggelar acara pelepasan salah satu tokoh pendidikan Tapsel, yang telah mengabdikan diri selama 33 tahun 2 bulan di dunia pendidikan Tapsel itu, Rabu (2/5) di Aula Dinas Pendidikan Daerah Kabupaten Tapsel.

Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu SH melalui Kepala Dinas Pendidikan Tapsel Ibrahim Lubis mengungkapkan, selamat memasuki masa pensiun. Dan juga ungkapan terima kasih atas jasa dan kerja selama ini khususnya dalam memajukan kualitas pendidikan, sebagai bagian dari pejuang dalam mewujudkan masyarakat Tapsel yang sehat, cerdas dan sejahtera.

Disampaikan Ibrahim, sekalipun telah memasuki masa pensiun, dunia pendidikan Tapsel tentu masih membutuhkan masukan, karena itu, komunikasi harus tetap terjalin dengan baik. “Selamat memasuki masa pensiun abganda. Semoga, hubungan baik dan komunikasi tetap terjalin dengan baik diantara kita seperti selama ini,” ungkapnya.

“Pak Sapril telah mengabdikan diri selama 35 tahun lebih sebagai ASN, dan di Dinas Pendidikan sekitar 33 tahun lebih. Dan, beliau tentu telah mengenyam berbagai hal tentang suka duka di Dinas Pendidikan ini. Sehingga, kami menganggapnya sebagai orangtua,” ungkap beberapa staf dan pegawai Dinas Pendidikan Tapsel.

Beberapa staf Dinas Pendidikan pada Metro Tabagsel menyampaikan, sosok Sapril Siregar tidak saja bertindak sebagai kolega dalam bekerja selama ini. Akan tetapi juga berperan menjadi sosok orangtua yang mampu menyeimbangkan suasana kekeluargaan dalam pelaksanaan tugas dan pekerjaan sehari hari.

“Pak Sapril telah mengabdikan diri selama 35 tahun lebih sebagai ASN, dan di Dinas Pendidikan sekitar 33 tahun lebih. Dan beliau tentu telah mengecam berbagai hal tentang suka duka di Dinas Pendidikan ini. Sehingga, kami menganggapnya sebagai orangtua,” ungkap beberapa staf dan pegawai Dinas Pendidikan Tapsel.

Pada kesempatan itu pula, Sapril Siregar SH yang terakhir di masa tugasnya menjabat sebagai Kabid Pembinaan SMP juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran Dinas Pendidikan Tapsel dan bahkan Pemkab Tapsel, jika terdapat kesalahan dan kelalaian dalam menjalankan tugas. “Dan juga perkataaan dan tingkah laku selama ini,” ucapnya.

Dan, kepada kolega yang masih aktif bertugas, Sapril juga meminta untuk terus bekerja, bekerja dan bekerja sesuai tupoksinya masing masing sehingga menjadi bagian dari upaya mewujudkan masyarakat Tapsel yang sehat, cerdas dan sejahtera.

Ciptakan Generasi Cerdas dan Berbudaya

Melalui peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2018, Pemkab Tapsel memiliki komitmen yang tinggi dalam menciptakan generasi muda pembangun yang cerdas dan berbudaya. Hal itu, menjadi tranding topik pada Peringatan Hardiknas yang digelar di halaman Kantor Bupati Tapsel, Dano Situmba, Sipirok, Rabu (2/5).

“Pendidikan moral dan kebudayaan, dua hal yang harus diutamakan bagi peserta didik,” ungkap Sekretaris Daerah Parulian Nasution yang menjadi Inspektur Upacara pada Hardiknas itu.

Dikatakan, demi terciptanya generasi yang cerdas dan berbudaya, tentu tak lepas dari penerapan sistim pendidikan berbasis budaya lokal yang juga dikolaborasikan dengan sistem modern. Sehingga ada keseimbangan pendidikan modern dan budaya kedaerahan.

“Sehingga generasi muda Tapsel tetap mampu mengikuti perkembangan zaman sesuai kemajuan informasi teknologi, dan tanpa melupakan budayanya sendiri,” terangnya.

Kadis Pendidikan Daerah Kabupaten Tapsel Ahmad Ibrahim Lubis menyampaikan, pada peringatan Hardiknas tahun 2018 ini diisi dengan berbagai kegiatan sosial, lomba dan pertunjukan inovasi kreasi dari siswa dan guru. Selain itu, juga di tandai dengan penyerahan berbagai piagam penghargaan sebagai bentuk motivasi untuk terus berprestasi.

“Kita gelar olimpiade sains nasional, festival lomba seni siswa, olimpiade olahraga dan kegiatan lainnya yang berkaitan dengan pendidikan dan kebudayaan,” jelas Ibrahim.

Pertingatan Hardiknas itu sendiri berlangsung dengan meriah, tertib aman dan lancar, serta mendapat sambutan yang luar biasa dari para siswa dan guru dari berbagai sekolah di Tapsel. (ran)

  • Linkedin
Loading...