Menu

Liverpool vs Man City: Pertegas Status

  • Linkedin
Liverpool vs Man City

DUEL dua tim papan atas Premier League, Manchester City dengan Liverpool, tersaji akhir pekan ini.

City dan Liverpool berada di peringkat pertama dan kedua klasemen Premier League. Kedua tim sama-sama mengoleksi 19 poin, tapi City unggul selisih gol (12 gol), sedangkan The Reds surplus 12 gol.

Kedua tim sama-sama belum pernah kalah. Duel sengit antara City dengan Liverpool, yang digelar di Anfield pada Minggu (7/10) malam itu pun diprediksi menjadi ajang mempertegas status kedua tim di puncak klasemen sementara.

Sebagai tuan rumah, Liverpool diprediksi bakal memaksimalkan status itu. Selain itu, tim besutan Juergen Klopp itu sedang butuh pelampiasan usai dikalahkan Napoli 0-1 di Liga Champions tengah pekan lalu.

Kekalahan itu meneruskan kegagalan Liverpool menuai poin. Sebelumnya, The Reds diimbangi Chelsea di Stamford Bridge.
Sementara itu, City tengah dalam laju lebih sip dengan selalu menang dalam empat pertandingan terakhir mereka.

The Reds Diprediksi Kalah
Eks gelandang timnas Inggris Paul Merson memprediksi Liverpool akan tumbang saat menjamu Manchester City akhir pekan ini.
Musim ini Liverpool disebut sebagai calon juara liga. Sebab permainan mereka tetap solid dan lini pertahanan mereka jauh lebih kuat ketimbang musim lalu.

Sejauh ini dari tujuh pertandingan di Premier League, Liverpool belum pernah kalah. Mereka menang enam kali dan imbang sekali dan mengoleksi 19 poin.

City juga menorehkan poin yang sama. Namun mereka berada di puncak klasemen karena unggul selisih gol.

Akhir pekan ini kedua tim itu akan saling bentrok di Anfield. Meski jadi tuan rumah, akan tetapi pasukan Jurgen Klopp diprediksinya akan kalah dengan skor 2-1 dari pasukan Josep Guardiola.

Ia menjagokan City karena Liverpool saat ini sepertinya terlihat sedang kelelahan. Hal itu dialami The Reds setelah bekerja keras melawan Chelsea sebelumnya.

“Saya sedikit mendukung Manchester City. Bagi saya, sepertinya kerja keras untuk Liverpool saat ini,” cetusnya pada Sky Sports.

“Pekan lalu mereka memiliki pertandingan hebat melawan Chelsea, tetapi saya pikir itu mengambil korban di tim Jurgen Klopp. Mereka tampak seperti harus bekerja keras saat lini serangnya melakukan pressing sedangkan tahun lalu mereka tampak melakukannya secara alami. Saya pikir mereka akan tertidur beberapa kali selama pertandingan lawan City sehingga City bisa menghukum mereka,” ujarnya.

Tekanan untuk City
Pertandingan ini memang belum menentukan siapa yang akan jadi juara. Tapi menurut Merson laga itu akan memiliki efek psikologis yang cukup besar.

Namun Merson kembali menyatakan bahwa kecil kemungkinan City akan kalah. Sebab ditegaskannya, kondisi fisik para pemain Liverpool sekarang sedang anjlok.

“Namun demikian tekanan akan tertuju pada City. Jika Liverpool dapat meraih kemenangan, mereka akan menjadi pesaing serius untuk gelar itu. Namun, kemenangan untuk City dan saya pikir mereka akan bisa juara lagi. Perbedaan besarnya adalah pemain Liverpool tertentu harus bermain sepanjang waktu dan itu akan memakan korban.”

“Jika Raheem Sterling, yang telah tampil hebat untuk City, tidak bermain dalam pertandingan tertentu ia tidak akan benar-benar dirindukan tetapi Mohamed Salah, Sadio Mane, Roberto Firmino, Virgil van Dijk, bek sayap mereka dan James Milner mereka harus bermain sepanjang waktu kalau tidak, tim menjadi sangat lemah. Seseorang seperti Daniel Sturridge telah datang dan tampil dengan baik, tetapi bisakah ia melakukan itu untuk 10 pertandingan beruntun?”

“Itulah alasan mengapa saya pikir City akan memiliki keunggulan. Di Anfield dan fans Liverpool sama bagusnya dengan fans tim lain, tapi saya pikir beberapa pertandingan terakhir akan mengambil sesuatu dari Liverpool.” (dc/bn/int)

  • Linkedin
Loading...