Menu

Sadis! Anak Lima Tahun Tewas Dibacok Tetangga

  • Linkedin
Mariduk Panggabean meratapi jenazah putranya M Panggabean yang tewas dibacok tetangganya yang diduga mengalami gangguan jiwa.

TAPSEL – Mariduk Panggabean (47) histeris saat melihat MP (5) putranya tiba-tiba terjatuh bersimbah darah di depan rumah mereka, Senin (8/10) siang. Dia tak mengira putranya tewas mengenaskan setelah dibacok Sahat Gadang Tarihoran (26), yang tidak lain tetangga mereka di Dusun Aek Muara Pardomuan, Tapanuli Selatan.

“Iya benar, telah terjadi pembunuhan di Dusun Aek Muara Pardomuan. Korban masih anak-anak berusia lima tahun. Pelaku diduga adalah warga yang sama dan masih bertetangga,” ungkap Camat Angkola Selatan, Tapanuli Selatan, Zamhir, Senin (8/10).

Cerita Zamhir, pelaku yang diduga membunuh korban diketahui bernama Sahat Gading Tarihoran dan diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ).

“Informasi dari warga, pelaku mengalami gangguan jiwa dan lepas dari pasungan. Pelaku membacok korban di bagian kepala belakang dekat telinga sebelah kanan,” ujarnya dan sempat turun ke lokasi bersama aparat keamanan setempat.

Zamhir mengaku, lokasi tempat tinggal korban dan pelaku berbatasan dengan Kecamatan Angkola Barat. Dan hingga saat ini, pelaku masih dalam pencarian.

“Korban meninggal di tempat, dan sedang disemayamkan di rumah keluarganya. Untuk wilayah lokasi kejadian memang masuk ke Desa Tandihat, Angkola Selatan namun untuk kependudukan masuk ke Kecamatan Angkola Barat,” terangnya.

Serupa dengannya, Camat Angkola Barat, Maruhum Hot Taufiq membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat.

“Secara kependudukan baik korban dan pelaku tercatat sebagai warga kami di Muara Pardomuan Desa Sisundung. Memang untuk lokasi kejadian berada dekat dengan Kecamatan Angkola Selatan (Tandihat),” ucapnya.

Bahkan sebelum kejadian, kata Maruhum, keluarga pelaku sempat mendatangi kepala desa setempat dan memberitahukan anak mereka yang lepas dari pasungan.

“Informasi dari Kepala Desa Sisundung, sebelum kejadian ini keluarga pelaku datang dan melaporkan anak mereka yang lepas dari pasungan dan mohon bantuan untuk dilakukan pencarian. Rupanya, tadi siang saya dapat kabar ada kejadian ini dan diduga dilakukan oleh warga yang lepas dari pasungan tersebut,” jelasnya.

Maruhum mengaku, sampai saat ini, pihak kepolisian, TNI dan warga masih melakukan pencarian terhadap pelaku yang melarikan diri ke dalam hutan paska kejadian tersebut.

“Kami dari Angkola Barat juga masih mencari pelaku, begitu juga dengan pihak dari Angkola Selatan. Karena setelah kejadian, pelaku lari ke dalam hutan,” tukasnya.

Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP Ismawansa SIK melalui selularnya, juga membenarkan kejadian tersebut.

“Tersangka diduga berinisial SGT yang diketahui mengalami gangguan jiwa dan stres. Sampai saat ini masih dilakukan pencarian,” ucapnya. (yza/int)

  • Linkedin
Loading...