3 Tahun Digituan Ayah Sendiri, Anak 13 Tahun Melahirkan

Bagikan:
Pelaku diamankan ke Markas Polres Tapsel untuk pemeriksaan. (Samman Siahaan/Metro Tabagsel)

MetroTabagsel.com – IS, hanya bisa pasrah saat ayahnya, SL, berkali-kali melampiaskan nafsu kepadanya selama tiga tahun terakhir. IS yang kini berusia 15 tahun, sudah menjadi pemuas nafsu sejak usia 12 tahun. Di usia 13 tahun, IS melahirkan bayi perempuan.

Perbuatan SL akhirnya terungkap. Pria berusia 55 tahun yang berasal dari perkebunan di Kecamatan Sosa, Kabupaten Tapanuli Selatan, digelandang ke Markas Polres Tapsel di Jalan SM Raja, Kota Padangsidimpuan, pada Senin (5/11).

Dengan luka tembak di kakinya, pria yang berprofesi sebagai petani dan tinggal dalam rumah yang berada di tengah perkebunan ini diapit personil Reserse Kriminal.

Informasi dihimpun Metro Tabagsel, SL alias Arsik tega melampiaskan nafsu terhadap putrinya berulang-ulang di dalam rumah mereka sendiri. Mirisnya, istri dan anak sulungnya, PSL, mengetahui perbuatannya tersebut.

Belakangan, PSL tidak tahan lagi melihat adiknya diperlakukan begitu terus-menerus oleh pria yang seharusnya melindungi mereka. Ketika Arsik melakukan perbuatannya lagi pada Senin (29/10) malam sekira pukul 20.00 WIB, PSL langsung pergi melapor ke kantor polisi. Aib yang selama ini disimpan rapat-rapat, dibongkarnya.

Maka berdasarkan Laporan Polisi : LP/290/XI/2018/TAPSEL/SUMUT, pada Kamis tanggal 1 November 2018, polisi kemudian melakukan penangkapan dan pengejaran terhadap pelaku yang sempat berusaha kabur, sehingga dihadiahi timah panas.

Menurut Kepala Satuan Reskrim Polres Tapsel, AKP Ismawansa SIK. Abang korban, PSL dan ibunya mengetahui perbuatan cabul yang pertama yang mengakibatkan korban hamil dan melahirkan. Namun, mereka mendiamkan saja.

Terakhir, abang korban membuat laporan karena keberatan dengan tingkah ayahnya terhadap adik kandungnya itu, yang berulang-ulang terjadi.

“Pada hari Senin tanggal 29 Oktober 2018 sekira pukul 20.00 WIB, pelapor mengetahui bahwa ayah kandungnya telah melakukan perbuatan cabul terhadap adik kandungnya, lalu melaporkan perbuatan tersebut ke kantor polisi. Selanjutnya, kita lakukan penangkapan,” sebutnya.

Saat ini, bayi perempuan yang dilahirkan IS memasuki usia dua tahun. (san)

Bagikan: