Menu

Film Lafran Pane untuk Tapsel 

  • Linkedin
Amran Pohan
Sekda Tapsel Parulian Nasution terima kunjungan tim utusan Akbar Tanjung dalam pembuatan Film Lafran Pane.

TAPSEL – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tapsel Parulian Nasution mendapat kunjungan tim dari Jakarta, Sabtu (12/5) lalu. Mereka, merupakan utusan Akbar Tanjung yang rencananya membuat film  dari salah seorang Pahlawan Nasional dari Sipirok, yaitu Lafran Pane. Dan diyakini, film Lafran Pane tersebut akan mendatangkan manfaat yang sangat besar bagi Kabupaten Tapsel kedepan.

Kabag Humas Isnut Siregar menjelaskan, kehadiran rombongan tersebut merupakan kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri bagi Pemkab dan masyarakat Tapsel. Dan tentunya  menyambut hangat dan penuh semangat rencana yang luar biasa itu.

Hal senada juga diungkapkan Sekda Parulian Nasution. Menurutnya, Lafran Pane merupakan pendiri dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Dan sekarang sudah menjadi himpunan mahasiswa terbesar di Indonesia. “Tentunya, sangat berpengaruh bagi kemajuan negara kita,” katanya.

Pada kesempatan itu Parulian juga berharap, dalam pembuatan film atau novel Lafran Pane, tentunya bisa meningatkan potensi wisata di Tapsel. Agar kedepan Tapsel bisa lebih maju dan berkembang, terutama pada sektor ekonomi maupun pembangunan.

Di sela-sela peertemuan itu, Parulian juga sempat menyinggung tentang Lafran Pane, dalam mendirikan HMI. “Saya masih ingat bagaimana Lafran Pane (alm) tidak menyangka kalau HMI bisa sebesar ini. Dari mulai berdiri tahun 1947 sampai sekarang sudah banyak melahirkan orang-orang hebat. Saya juga alumni dari HMI dan saya bangga bagian dari HMI yang menjujung tiga unsure, yaitu keislaman, keindonesian dan kemahasiswaan,” jelasnya.

Dan, untuk memenuhi informasi yang dibutuhkan dalam pembuatan film Lafran Pane, Sekda Tapsel langsung mendatangi rumah Lafran Pane dan perpustakaan yang berada di Desa Pangurabaan, Kecamatan Sipirok.

Dan pada kesempatan itu, tim juga bertemu dengan para tokoh adat setempat seperti Sutan Parlaungan dan Baginda Malawat Pane. Dan kedua tokoh adat tersebut memberikan informasi tentang masa kecil dari Lafran pane.

Dan bersama tim tersebut juga turut serta Iqbal Pane yang merupakan anak dari Lafran Pane beserta istri  turut hadir.

Sementara, Agus Suhardi yang ditunjuk sebagai sutradara dari film Lafran Pane berkeinginan agar film Lafran Pane menjadi film yang bisa mengangkat sektor Pariwisata di Tapsel kedepan. “Film Lafran Pane menceritakan bagaimana masa kecil dan penjuangan saat mendirikan HMI. Kami juga akan memasukan kebiasaan orang Sipirok masa dulu, khususnya saat bulan puasa dan spirit Sipirok itu seperti apa sehingga banyak orang yang merantau,” jelas Agus Suhardi yang juga menjadi sutradara film Laskar Pelangi ini.

Adapun tim yang turut serta dalam kunjungan itu adalah Avesina Soebli penulis skenario, Aliy Bahrun dan Oka Aurora kameramen. Dimana, biaya dalam pembuatan film Lafran Pane tersebut semuanya ditanggung oleh Akbar Tanjung. (ran)

  • Linkedin
Loading...