Dor! Spesialis Pembobol Indomaret Terkapar

Bagikan:
Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan SIK MH didampingi Kasat Reskrim AKP Ruzi Gusman SIK dan Kanit Jatanras Iptu Hengki Siahaan SH saat menggelar press release, di Aspol Polres Simalungun, Pematangsiantar. (Suyadi/MSG)

MetroTabagsel.com – Unit Jatanras Satreskrim Polres Simalungun berhasil mengungkap kasus pencurian di gerai Indomaret Sidamanik di Jalan Lintas Umum Pematangsiantar-Sidamanik, serta di Nagori Baliran Siborma di Kecamatan Panei.

Dua pelaku diamankan, salah seorang di antaranya dihadiahi timah panas karena berupaya melakukan perlawanan saat hendak diamankan. Dan ternyata kedua tersangka merupakan kawanan spesialis pencurian di Indomaret yang sudah 9 kali beraksi di luar wilayah hukum Polres Simalungun, bahkan hingga ke Riau.

“Tersangka yang kita amankan berinisial BL dan HI, dan A masih kita lakukan pengejaran. Sebelumnya tersangka juga pernah melakukan aksi perampokan di Pekan Baru, Tanjung Balai, Pematangsiantar, Tebing Tinggi, dan Medan. Saat melakukan aksinya di Panei Tongah, Simalungun, pelaku sengaja melakukan pengrusakan DVR CCTV. Indomaret mengalami kerugian material Rp17,3 juta,” terang Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan SIK MH, didampingi oleh Kasat Reskrim AKP Ruzi Gusman SIK dan Kanit Idik I/Jatanras Iptu Hengki Siahaan SH, saat menggelar press release di Aspol Polres Simalungun, Pematangsiantar, Rabu (7/10) sekira pukul 10.30 WIB.

Para tersangka, BL (38) merupakan warga Kelurahan Kampung Juani, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Deli Serdang dan HI (39) warga Desa Sumber Padi, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara. Keduanya diamankan bersama barang bukti berupa 1 unit HP merek Samsung Galaxy J1ace, 1 buah Pipa Besi 1 Inci sepanjang 25 Cm, 1 besi bulat 1 Inci sepanjang 50 Cm, 2 buah besi untuk mencongkel, dan 1 unit sepedamotor Suzuki Spin tanpa TNKB.

Sebelumnya, pihak Unit Jatanras Satreskrim Polres Simalungun menerima laporan pengaduan dari korban yang tertuang di LP/11/IX/2018/SU/SIMAL/SEK-PANAITONGAH, tertanggal 21 September 2018, yang melaporkan bahwa pada Selasa (18/9) sekira pukul 02.00 WIB, telah terjadi pencurian di Toko Indomaret Sidamanik Bahliran, yang terletak di Jalan Sidamanik, Nagori Bahliran Siborna, Kecamatan Panei. Berbekal laporan tersebut, polisi pun langsung melakukan penyelidikan.

Hasil penyelidikan yang cukup panjang, akhirnya Sabtu (3/10) sekira pukul 06.00 WIB, polisi mendapatkan titik terang kasus dengan didapatkannya informasi bahwa salah seorang pelaku sedang berada di rumah salah satu warga di Pulau Simardan Kelurahan Perwira, Kecamatan Tanjung Balai Selatan, Kota Tanjung Balai. Mendapatkan informasi itu, Kanit Jatanras Iptu Hengki Siahaan pun bergerak ke lokasi yang disebutkan dan langsung melakukan penangkapan. Dan tanpa perlawanan yang cukup berarti BL pun dapat diboyong ke Mapolres Simalungun.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh BL, didapat informasi bahwa dirinya mengakui perbuatannya dan tidak sendiri dalam melakukan aksinya. Setelah didapat nama HI juga sebagai pelaku, polisi kembali melakukan pengembangan, dan pada Senin (5/10) sekira pukul 13.00 WIB, polisi mendapatkan informasi keberadaan pelaku HI, yang sedang berada di Jalan Mataram, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Barat.

Saat itu diketahui pelaku HI, sedang duduk di salah satu warung milik warga dan pada saat dilalukan penangkapan, HI melakukan perlawanan sehingga di lakukan tembakan peringatan sebanyak 2 Kali. Namun tersangka HI tidak mengindahkan tembakan peringatan tersebut, sehingga terpaksa polisi pun melakukan tindakan tegas dan terukur, dengan menembak kaki pelaku HI, hingga membuatnya tidak berkutik lagi, dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

“Para tersangka ini melakukan aksinya pada malam hari di atas pukul 22.00 WIB. Dengan cara merusak pintu masuk, mereka beraksi dengan mencuri uang dan barang-barang Indomaret, seperti rokok dan materai,” kata Marudut. (adi/esa)

Bagikan: