Ditodong Pisau, Kreta Pelajar Dirampas Begal

Bagikan:
Surya Wirawan ditemani warga saat membuat laporan ke pihak kepolisian atas kejadian yang menimpa dirinya. Kreta korban dirampas begal saat hendak pergi ke sekolah.

MetroTabagsel.com – Dua begal bersenjata pisau merampas sepedamotor seorang pelajar SMK, Surya Wirawan (15) setelah mengancam akan membunuhnya di Kelurahan Sidomukti tepatnya di kawasan Pabrik Benang, Kisaran.

Informasi dihimpun wartawan, seperti biasa Surya berangkat ke sekolah sekira pukul 06.00 WIB dari rumahnya di Desa Pondok Bungur menuju SMK Sei Renggas dengan mengendarai sepedamotor Vario.

Sesampainya di Jalan Cokro Aminoto Kisaran, tiba-tiba korban dihadang dua orang pemuda berusia sekitar 20 tahun yang mengenakan baju berwarna coklat dan kemeja putih. Keduanya membawa tas sandang berwarna hitam.

Kedua pelaku meminta korban membawanya ke Desa Sidomukti (kawasan Pabrik Benang) dengan alasan teman pelaku mengalami laka lantas.

“Katanya temannya ada yang kecelakaan. Mereka memintaku mengantarnya ke Desa Sidomukti,” kata Surya, Jumat (20/7).

Tanpa pikir panjang, korban membawa salah seorang dari pelaku ke lokasi Pabrik Benang. Setibanya di kawasan Pabrik Benang, tiba-tiba pelaku menodongkan pisau ke perut korban, lalu mengancam akan melukai korban.

“Saya takut dibunuh. Dia menodongkan pisau ke perutku. Dia mengamcam akan melukai saya dan memaksa untuk menyerahkan sepedamotor, kunci juga helm. Saya ketakutan. Lalu memberikan apa yang dia minta hingga pelaku membawa kabur sepedamotor saya ke arah kantor Bupati Asahan di Jalinsum Kisaran-Tanjungbalai,” beber korban.

Masih dengan rasa takut, korban kemudian meminta tolong kepada warga setempat.“Warga menolong saya lalu mengantarkan saya ke Polsek Kisaran Kota untuk membuat pengaduan,” terang Surya.

Kapolsek Kisaran Kota Iptu Irianto membenarkan laporan tersebut. Katanya, polisi sedang melakukan pengejaran.“Benar. Ada korban begal. Untuk saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku,” ungkapnya. (fm)

Bagikan: