Pesan Perpisahan Brigjend Fadjar

Bagikan:
Brigjend M Fadjar MPIC diangkat di atas pundak dan teriakan yel-yel sebagai tradisi militer, Selasa (8/1) kemarin dalam perpisahan Danrem 023/KS itu. (Samman Siahaan)

SIDIMPUAN – Komandan Resort Militer 023/Kawal Samudera Brigadir Jenderal M Fadjar MPIC, Selasa (8/2), mengunjungi markas Kodim 0212/TS dan Batalyon Infanteri 123/Rajawali, untuk terakhir kalinya dalam jabatan sebagai Danrem yang bermarkas di Kota Sibolga itu. Kunjungan ini sekaligus merupakan perpisahannya.

Pada sambutannya di Markas Yonif 123/RW, Dandim 0212/TS Letkol Inf Akbar Nofrizal Yosananto SIP mengungkapkan, bila harus berpisah secara raga. Namun, jiwa dan semangat Danrem harus tetap bersama dengan kesatuan di Kodim dan Batalyon ini.

“Berpisah raga boleh terjadi, tetapi jiwa komandan kami yakin masih bersama kami. Kami di sini segenap prajurit Korem, Persit dan PNS serta jawatan, mengantar komandan ke tempat tugas yang baru,” ungkapnya.

Sementara Danrem 023/KS yang juga beberapa hari mendatang akan menjabat Komandan di Korem 031/Wirabima, Brigjend M Fadjar MPIC memuji sinergitas antar institusi yang dibangun oleh Batalyon dan Kodim.

Selanjutnya, Jenderal yang akan menyerahkan jabatan Danrem 023/Ks pada Kamis (10/1) ini berpesan kepada seluruh prajurit untuk terus menganggap pekerjaannya merupakan amal bakti. “Mudah-mudahan di tahun depan kita juga melangkah dan mejalankan pekerjaan kita lebih baik lagi. Karena atas buah kerja kalian, satuan kamu bisa lebih bagus,” katanya.

Kemudian, satuan di antara Teritorial Korem 023/KS, Fadjar menyebut wilayah Tapanuli Bagian Selatan menjadi wilayah yang kondusif. Kemudian, menjadi kebanggaanya lantaran pelanggaran oknum yang terbilang paling sedikit jumlahnya.

“Kondusifitas itu juga dinilai komandan. Karena kamu sudah jaga kondusifitas, kamu saya Heer ke Riau. Sebenarnya pangkat dan jabatan itu amanah. Rezeki iya. Cuman itu tidak ada nilainya dari apa yang kamu kerjakan. Jabatan dan pangkat yang diperoleh komandanmu itu tidak seberapa, yang kamu kerjakan jauh lebih baik nilainya dari pangkat dan jabatan,” pesannya.

Sebab itu, sebagai prajurit, pekerjaan itu harus dijadikan amal dan pahala. “Saya menitipkan pesan, mungkin beberapa hal yang ada pada saat saya menjabat. Hal hal yang baik, tolong dicatat dan dikerjakan. Pekerjaanmu landasi dengan iman dan taqwa. Dan bina militansi jiwa prajuritmu. Militansimu tidak akan luntur hanya segintir materi. Itu catat hingga kau selesai sebagai prajurit,” ungkapnya berpesan agar hal tersebut diwariskan pada Junior dan generasi mereka selanjutnya.

Jabatan Danrem, akan digantikan Kolonel Inf Tri Saktiono yang juga pernah menjabat Dandim di Langkat. Tri Saktiono juga merupakan rekan satu angkatan Brigjend Fadjar di Akmil lulusan tahun 1993.

Terakhir, sebelum beranjak. Dipimpin Danyonif 123/RW, Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing SIP, prajurit mengangkat Brigjend M Fadjar di atas sembari meneriakkan yel-yel Yonif 123/RW sebagai tradisi militer. (san)

Bagikan: