Menu

Atlet Gulat Psp Terima Bonus

  • Linkedin
Samman Siahaan
KN saat memberikan bonus kepada peraih medali emas di Popdasu 2018 Kota Psp, Rabu (8/8) malam di Kantor DPC Demokrat Kota Psp.

SIDIMPUAN – Sebanyak 12 Atlet, 4 orang pelatih sekaligus pengurus Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kota Padangsidimpuan (Psp), Rabu (8/8) malam bertandang di Kantor DPC Demokrat Kota Psp. Kedatangan mereka untuk bonus yang sebelumnya dijanjikan.

Salahseorang pelatih menerangkan, dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah Sumatera Utara (Popdasu) 2018, di Cabang Olahraga Gulat pada dasarnya prestasi yang diraih menurun dari tahun sebelumnya di ajang yang sama. Yakni, 1 emas, 2 perak dan 5 perunggu.

“Mungkin di sini bang, jauh dari target. Yang sebelumnya, 2 emas, 1 perak dan 4 perunggu. Target kita kemarin, 3 emas. Kita siap, orang lain lebih siap. Kami di sini, kembali meminta maaf kepada abang, karena selama ini abang beri motivasi ke kami, tapi hasil tidak seperti yang dijanjikan,” kata pria tambun bertubuh tinggi yang diketahui sebagai pelatih.

Menyambung itu, Ketua PGSI Kota Psp, Nazaruddin Nasution, menuturkan, dari awal ada 1 orang yang diunggulkan bakal dapat menyemai medali emas. Dari tiga sesi pertandingan, salahsatunya pegulatnya itu tidak prima di satu pertandingan.

Ada juga atlet gulat putra andalan Kota Psp yang berada di kelas 54 kilogram. Dan selama ini dalam ajang kejuaraan bahkan tingkat Sumatera Utara, tak pernah mendapat peringkat kedua. Namun di Popdasu yang sebagai tuan rumahnya adalah Kota Psp, atlet tersebut takluk di final dan hanya menyumbang medali perak.

“Tetapi, ada beberapa orang yang kita persiapkan 2 tahun ke depan. Yang masih usia pelajar. Dan masih memungkinkan mengejar prestasi di Popdasu, dan mudah-mudahan bisa ke Popnas,” katanya.

Nazar menjelaskan, para atlet gulat ini akan tetap latihan secara rutin, meski pun mereka secara akademik harus sekolah. Sebab, tak lama lagi akan ada Kejurda yang sudah masuk di kalender nasional PGSI.

Terakhir dia berharap, di samping dukungan Khoiruddin Nasution yang juga menjadi Pembina, agar ada perhatian dari induk olahraga yakni KONI. Alasannya, agar para atlet tersebut tidak putus prestasinya.

Khoiruddin Nasution pun menanggapinya. Ketua DPC Partai Demokrat Kota Psp ini menuturkan, penurunan prestasi para atlet sebenarnya bukan semata karena faktor fisik dan adu kuat. Namun ada faktor X, sikap pesimitis misalnya, yang meski ukurannya hanya 1 persen, itu sangat berpengaruh. Maka itu harus dianggap sebagai teguran dan dorongan untuk lebih maju.

“Kita berharap Cabor Gulat tetap setia. Tetap berupaya meningkatkan prestasi kita hingga ke Kancah Nasional. Harapannya, walikota terpilih nantinya lebih fokus khusunya pembinaan atlet. Dan bisa menjauhkan generasi kita khususnya dari narkoba,” katanya menerangkan, ada atlet dari salahsatu Cabor yang berpindah ke Provinsi Jambi lantaran perhatian yang kurang. Dan ia kecewa itu.

Namun untuk gulat, meski pun pada dasarnya hasil yang menurun, ketua Fraksi di DPRD Kota Psp bersyukur dan berterimakasih kepada para atlet yang menjadi bagian pengangkat nama daerah.

“Utamanya bisa mengangkat hidup kita nanti. Dan mudah-mudahan ada dari Psp yang mengangkat nama Indonesia di kancah dunia,” harapnya mencotohkan seorang pelari yang berasal dari Nusa Tenggara Barat.

Selanjutnya Politisi yang juga merupakan tokoh pendidikan dan akrab disapa KN itu, memberikan bonus sebesar Rp1 juta untuk medali emas, Rp 500 ribu bagi perak dan Rp 250 ribu untuk perunggu.

Salahseorang atlet di sela perbincangan, mengungkapkan kegundahannya yang sudah di masa akhir sekolah tingkat atas. Punya keinginan kuliah, namun ekonomi keluarga tidak memadai. Ia berharap ada bantuan pemerintah sejenis beasiswa, namun katanya secara akademik, nilainya kurang memadai.

“Untuk uang kuliah, ada beasiswa. Dan ada administrasinya, apalagi ananda ada prestasi. Nanti, pengurus bantu membuat administrasi permohonan, saya bersiap akan mendorongnya ke Pemerintah Kota. Apalagi ada prestasi secara olahraga, dan saya yakin itu menjadi poin positif agar Pemerintah kota membantu,” tanggapnya atas pertanyaan atlet tersebut.

Selanjutnya, para Atlet, pengurus dan pelatih PGSI serta orangtua para atlet pun pamit. Dengan janji, orangtua mendukung anaknya, Pemerintah Kota Psp menurut dorongan DPRD khususnya oleh KN akan memperhatikan atlet, serta pengurus PGSI harus tetap konsisten membina atlet tersebut. (san)

  • Linkedin
Loading...