Menu

Belum ada Partai Daftarkan Bacaleg ke KPU Padangsidimpuan

  • Linkedin
Ilustrasi

SIDIMPUAN – Sejak dibuka pada Rabu (4/7) hingga Jumat (13/7) kemarin, belum ada satupun partai politik yang mengajukan Bakal Calon Legeslatifnya (Bacaleg) untuk didaftarkan ke KPU Kota Padangsidimpuan. Padahal, sesuai PKPU Nomor 7 Tahun 2017, batas akhir pendaftaran tinggal beberapa hari lagi, yakni Selasa (17/7) mendatang.

Ketua KPU Kota Padangsidimpuan Arbanur Rasyid melalui Kassubag Teknis Sutan Lubis mengatakan, hingga Jumat (13/7) kemarin, belum ada satu pun pihak dari masing-masing Partai Politik (Parpol) yang mengajukan ataupun mendaftarkan Bacalegnya ke KPU.

“Belum, sampai saat ini belum ada Parpol yang mendaftar (Bacaleg),” ungkapnya saat dikonfirmasi, Jumat (13/7) kemarin.
Ditanya apa kendalanya, Sutan mengaku tidak mengetahuinya secara pasti. Namun sesuai dengan PKPU yang ada, pengajuan Bacaleg 2019 sudah dibuka mulai Rabu (4/7) kemarin.

“Untuk pendaftaran sudah kita buka sejak Tanggal 4 Juli 2018 kemarin, dan akan berakhir pada Selasa 17 Juli nanti,” terangnya.

Menanggapi belum adanya Parpol yang mendaftarkan Bacalegnya ke KPU Kota Padangsidimpuan, Sekjen Partai Persatuan Pembangunan Kota Padangsidimpuan Kadir Pandapotan mengatakan, pihaknya masih dalam proses mempersiapkan berkas semua Bacalegnya.

” Belum (daftar), kita (PPP) masih mempersiapkan berkas masing-masing Bacaleg kita,” sebut pria yang juga menjabat Ketua GP Ansor Kota Padangsidimpuan ini.

Ditanya apa penyebabnya, Kadir menjelaskan beberapa hal yang membuat pemberkasan mereka terkendala. Soal pengurusan SKCK, katanya, tidak berlaku surat keterangan dari RSUD tentang Narkoba. Dan harus dibuat lagi oleh pihak Polres setempat.

“Pengurusan SKCK terkait bebas narkoba tidak berlaku surat keterangan dari RSUD karena dibuat pihak Polres lagi,” jelasnya.

Kemudian untuk surat keterangan kesehatan rohani, terangnya, jadwal pemeriksaan terkesan lambat dan ditempatkan di salah satu kantor Parpol di Padangsidimpuan.

“Akibatnya banyak Bacaleg se-Tabagsel berjibun dan harus mengantri. Apalagi untuk Tabagsel dipusatkan disatu tempat,” ucapnya menyebut nama salah satu Parpol yang ada.

Tak hanya itu, untuk urusan surat keterangan bebas pidana yang dikeluarkan pihak pengadilan setempat juga tidak bisa instan dan harus menunggu beberapa hari.

“Untuk surat keterangan bebas pidana dari pengadilan prosesnya juga sangat lama. Sampai memakan waktu dua hari,” keluhnya.

Melihat batas akhir waktu pendaftaran yang semakin dekat, ditanya kapan PPP akan mengajukan Bacalegnya, Kadir enggan memaparkannya.

“Hehehe… Itu Rahasia, yang pasti Insya Allah sebelum habis masa pendaftaran kita akan mendaftarkannya (ke KPU).” tukasnya tersenyum.

Berbeda dari PPP, Partai Demokrat Kota Padangsidimpuan melalui ketuanya H Khoiruddin Nasution mengaku tidak ada kendala yang mengganggu proses pengajuan dan pendaftaran Bacaleg melalui partainya. “Untuk kendala yang mengganggu tidak ada, insya Allah kita dari Partai Demokrat Kota Padangsidimpuan sudah siap untuk mendaftar,” jelas Khoir.

Ditanya kapan waktunya, pria yang hobi hiking ini tidak menutupinya. “Sesuai dengan arahan DPP Partai Demokrat akan kita lakukan serentak se-Indonesia. Dan sesuai dengan Nomor Urut Partai yaitu Nomor 14, Insya Allah besok (hari ini, red) pas Tanggal 14 Juli 2018 kita akan mendaftar ke KPU.” pungkasnya. (yza)

  • Linkedin
Loading...