Tukang Sate Tewas Tabrakan: Anakku Baru Kecelakaan Ini Kecelakaan Lagi…

Bagikan:
Isak tangis keluarga dan Sri Wahyuni di belakang mereka jasad Dedek Syaputra tengah dirapikan petugas kesehatan di IGD RSUD Kota Padangsidimpuan, Minggu (2/12) malam. (Samman Siahaan/Metro Tabagsel)

SIDIMPUAN – Peristiwa kecelakaan menelan korban jiwa pada Minggu (2/12) malam di Persimpangan Jalan Imam Bonjol-Nusa Indah-Sorimuda Siregar, di Kelurahan Wek V, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan.

Persimpangan jalan ini yang menjadi jalur utamanya adalah Imam Bonjol, diketahui juga merupakan Jalan Nasional yang saban hari dilalui kendaraan dengan ragam jenis dan beratnya. Namun di persimpangan ini tidak ada rambu lalu lintas yang jelas, kecuali hanya satu yakni; Berbalik arah, yang kian pudar petunjuknya.

Minggu (2/12) malam menjelang pergantian hari, Dedek Syaputra (21) melaju dari Sitamiang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan. Pedagang Sate ini berniat mengantarkan adiknya, Sri Wahyuni (17) pulang ke rumah mereka, namun terlebih dahulu mengisi bensin ke SPBU yang ada di Padangmatinggi.

Sepulangnya dari Padangmatinggi ke arah Siborang, keduanya yang menunggangi Sepedamotor Matic Yamaha XRide itu melaju cukup kencang. Dekat persimpangan tadi, ada tikungan manis yang tepat di depan persimpangan.

Dari arah Siborang, Sandi Jaluhu (15) yang juga berboncengan, dengan Janed Irene Simanungkalit (15) membelok menyeberang ke arah Jalan Nusa Indah. Namun mereka sudah hampir di bibir persimpangan. Pada waktu bersamaan saat Dedek Syaputra dan Sri Wahyuni keluar dari tikungan manis itu.

“Kami sudah di sini pak, sudah mau sampai ke simpang ini,” kata Janed menerangkan kejadian itu.

Dedek menabrak bagian depan sepedamotor Sandi. Dedek dan adiknya terpelanting bersama sepedamotor ke trotoar yang kala itu pedagang kacang rebus di atasnya. Dedek mengalami luka parah pada kepalanya, dan beberapa saat kemudian menghembuskan nafas terakhirnya. Dan, dinyatakan meninggal dunia.

Sri Wahyuni, secara luar mengalami luka ringan pada kaki sebelah kirinya. Sementara pedagang kacang mengalami luka dan sempat dirawat di rumah sakit umum daerah Padangsidimpuan.

“Padahal anakku nomor tiganya baru juga kecelakaan, ini kecelakaan lagi. Tadinya dia menggantikan aku berjualan sate di Sitamiang (Jalan SM Raja),” isak seorang lelaki paruh baya di balik jenazah Dedek Syaputra. Diketahui lelaki itu merupakan ayah dua korban tersebut.

Persimpangan Jalan Imam Bonjol-Nusa Indah-Sorimuda Siregar ini, menurut warga juga menjadi persimpangan yang rawan kecelakaan. Selain rambu lalu lintas, dan yang ramai dilalui, juga kondisi jalan yang menikung dari arah Padangmatinggi sebelum persimpangan itu.

“Yang saya tahu yang meninggal baru ini. Memang sering di sini kecelakaan, saya tahunya ini yang meninggal,” kata seorang pedagang rujak di bibir Jalan Nusa Indah. Pedagang ini tak merinci kendaraan yang sering terlibat kecelakaan, namun ia hanya melihat sebatas waktu dia berjualan. Pagi ke Sore. (san)

Bagikan: