Hari Guru di SIT Bunayya Gerakkan Literasi Guru hingga Training Bersama

Bagikan:
Penyampaian materi dalam Outbond dan training Korps Pejuang Pendidikan SIT Bunayya YPBU Padangsidimpuan, Minggu (25/11) dalam memperingati Hari Guru.

SIDIMPUAN – Hari Guru sekaligus HUT ke 73 PGRI yang diperingati pada Minggu (25/11) pekan kemarin, menjadi momen untuk meningkatkan kapasitas guru dengan training bersama dan menggerakkan literasi bagi guru di Sekolah Islam Terpadu Bunayya, Yayasan Pendidikan Binaul Ummah Padangsidimpuan.

SIT Bunayya sebelum puncak peringatan itu telah mengajak siswa-siswinya dari seluruh satuan pendidikan asuhannya di tingkat PAUD, TK, SD dan SMP berpartisipasi dengan mengikuti berbagai kegiatan lomba.

Pada Senin (26/11), bertempat di lapangan Komplek SIT Bunayya di Sabungan Jae, Kota Padangsidimpuan. Para guru, pengurus Yayasan Binaul Ummah dan dari Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Wilayah Sumut serta para murid tentunya, melakukan upacara.

Ketua JSIT Sumut, Arbi Pasaribu yang juga menjadi Instruktur Upacara pada kesempatan ini, berpesan, agar para guru menggerakan literasi di sekolah. Dan di sini juga, Arbi sekaligus membagikan sejumlah penghargaan dan buku untuk para guru di SIT Bunayya.

“Tadi ikrar guru sudah dibacakan. Setiap ikrar, butuh pembuktian. Mari kita jadikan momentum hari guru ini, meningkatkan pelayanan, meningkatkan kompetensi, dedikiasi kita. Mari kita sibukkan diri kita untuk melakukan hal-hal yang positif, produktif, kontributif,” katanya.

Ia juga mengajak guru berkarya melalui gerakan literasi di sekolah. Dan mengingatkan kembali komitmen, amaliyah, dan tujuan sebagai guru.

Selesai dari upacara ini, dari Yayasan Binaul Ummah Padangsidimpuan untuk para guru di SIT Bunayya juga mengadakan sejenis outbond dan training kapasitas bagi para guru di kawasan objek wisata alam di Sibio-bio, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Di sini, kebersamaan, kekompakan dan kesolidan demi membangun kapasitas guru sebagai korps pejuang pendidikan dibikin dengan kegiatan sejenis permainan atau dengan saling tukar hadiah antara sesama guru perempuan dan sesama guru yang laki-laki.

Dalam materi training, Yayasan Pendidikan Binaul Ummah Padangsidimpuan, Khoiruddin Rambe menekankan akan peranan guru dalam peradaban. Maka, ia pun membawakan materi dengan tajuk; Pejuang Pendidikan adalah Guru Peradaban.

Menurut Kepala Sekolah SMP-IT Bunayya, Vida Silvyana Pasaribu, outbond dan training Korps Pejuang Pendidikan Yayasan Pendidikan Binaul Ummah Padangsidimpuan ini sesuai dengan tema, membina soliditas, mewujudkan pendidikan yang berkarakter dan berkualitas. Untuk para guru di SIT Bunayya. (san)

Bagikan: