Puluhan TKS Dirumahkan

Bagikan:
Ilustrasi

PALAS – Ketiadaan P-APBD 2018 di Kabupaten Palas benar-benar kabar buruk bagi ratusan Tenaga Kerja Sukarela (TKS). Sebab, honor dua bulan terakhir di tahun anggaran ini tidak bisa lagi dibayarkan. Para TKS juga ada yang dirumahkan.

Seperti 28 TKS di Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Penanaman Modal, awal bulan November ini sudah tidak berkantor lagi. Puluhan TKS itu terpaksa dirumahkan, akibat honor yang tak tertampung di dua bulan terakhir.

Tugas yang biasanya melekat dan dilaksanakan para TKS di dinas pelayanan perizinan ini, mau tak mau diambil alih pegawai yang ada. Seperti melayani pelaku perizinan.

“Tapi nggak ada lagi TKS, udah dirumahkan. Kita lah terpaksa yang melayani,” ujar Nurhalimah Pohan, Kabid Pelayanan Perizinan saat berbincang-bincang.

Ternyata, dampaknya bukan saja pada TKS. Pegawai juga terkena. Terutama bagi mereka yang memiliki jabatan.

Tentu tunjangan jabatan tidak ada lagi diterima untuk dua bulan terakhir tahun ini.

“Kami pun kena dampak, tunjangan tak dapat lagi,” sebutnya.

Memang di sejumlah SKPD, TKS masih terus bekerja seperti biasa. Namun, belum dapat dipastikan bagaimana nasibnya (honornya).

“Masih (berkantor). Kita (TKS) ada berkisar 50-an,” ujar Taufik, salah satu TKS di Dinas Pendidikan.

Menanggapi itu, Wakil Ketua DPRD Palas H Irsan Bangun Harahap mengaku sangat prihatin. Sejak awal dampak ketiadaan P-APBD ini sudah digambarkan.

“Kita sangat menyayangkan, makanya sejak awal sudah kita surati dua kali (28 Agustus dan 12 September),” tandas Irsan.

Harapannya, kejadian ini tidak terulang lagi di tahun-tahun mendatang. Penekanan terhadap eksekutif saat pembahasan KUA PPAS R-APBD 2019 yang sedang digodok, bisa menjadi motivasi ke depan.

“Inilah di pembahasan ini kita tekankan, agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tukas wakil rakyat dari partai Hanura ini.

Sementara Sekda Arpan Nasution SSos yanh dihubungi belum berkenan memberikan tanggapan. Kebetulan, sekda sedang menerima tamu. “Nanti ya, ini kita lagi ada tamu dari Mabes Polri,” katanya mengakhiri sambungan telepon. (tan)

Bagikan: