Menu

Nyaleg, Ketua KPU Palas Berhenti

  • Linkedin
Syarifuddin Daulay

MetroTabagsel.com – Syarifuddin Daulay resmi berhenti dari Ketua KPU Kabupaten Palas. Surat pemberhentian Syarifuddin Daulay tertuang dalam Keputusan KPU Provinsi Sumut nomor 149/SDM.12.3-Kpt/12/Prov-002/2018 tentang pemberhentian anggota KPU Kabupaten Palas tertanggal 17 Juli 2018.

Pemberhentian Ketua KPU yang telah menjabat selama 4 tahun 5 bulan tersebut dikeluarkan setelah yang bersangkutan diketahui ikut mencalonkan diri dalam perhelatan legislatif 2019 mendatang. Syarifuddin mendaftar caleg dari partai PKB, calon dari Dapil I Kecamatan Barumun dan Barumun Selatan. Terhitung sejak tanggal dikeluarkannya surat tersebut, Syarifuddin resmi berhenti.

Untuk mengisi jabatan ketua KPU, Plh sementara dijabat Rahmad Habinsaran Daulay hingga masa pleno kembali diantara komisioner lainnya. Sedang pengganti (PAW) Syarifuddin Daulay yang berhenti menunggu ketetapan dari KPU provinsi.

“Untuk PAW kita masih menunggu ketetapan KPU Provinsi siapa penggantinya,” sebut Rahmad Habinsaran Daulay, selaku Plh Ketua KPU yang baru.

Sementara Syarifuddin Daulay yang dikenal selama ini sebagai guru disalah satu Ponpes ternama di Sibuhuan, akhirnya kembali ke habitat lamanya. Mengundurkan diri dari KPU, lalu mencaleg merupakan pilihan yang harus diambil guna mendidakasikan diri untuk rakyat. “Setidaknya jika diizinkan Allah SWT, nanti kita lebih sering berdiskusi bersama rakyat. Ya yang tak lain demi kemaslahatan rakyat juga,” tandas Syarifuddin.

Caleg Partai Garuda Kosong

Masa pendaftaran caleg dari tiap partai politik sudah berakhir, Selasa (17/7) kemarin. Dari 16 partai politik (parpol) yang terdaftar di KPUD Palas ada satu parpol yang tidak mendaftarkan bacalegnya, yakni Partai Garuda.

Meski terdaftar, hingga penutupan masa penyerahan berkas tak kunjung datang. Dengan begitu, caleg partai yang baru terverifikasi ikut serta di Pemilu 2019 ini dinyatakan kosong.

Dari 15 partai yang menyerahkan berkas calegnya itu, terdapat 3 partai tidak sepenuhnya mengisi quota Dapil. Seperti partai Perindo hanya mendaftarkan bacaleg di dapil I, II, dan III saja. Sedang di dapil IV, dan V kosong.

Lalu PSI hanya satu dapil saja yang terdaftar bacalegnya, yakni di dapil III. Begitu juga PBB di dapil IV, dan V kosong.

“Total jumlah keseluruhan bacaleg dari 15 parpol yang telah mendaftar ada sebanyak 356. Jumlah itu sudah termasuk keterwakilan perempuan dari masing-masing parpol. Dari jumlah itu 211 laki-laki, 145 perempuan,” kata Plh Ketua KPU Palas Rahmad Habinsaran Daulay kepada Metro Tabagsel, Rabu (18/7). (tan)

  • Linkedin
Loading...