Menu

12 Dugaan Pelanggaran Dilapor ke Panwaslih

  • Linkedin
Ilustrasi

PALAS – Tahapan pilkada serentak 2018 hampir rampung. Hanya tinggal menunggu ketetapan KPU terkait perolehan suara terbanyak yang ditunggu.

Tahapan demi tahapan itu tentu ada temuan atau laporan terkait pelanggaran dalam penyelenggaraan. Dalam hal ini Panwaslih berperan menerima laporan, jika memang ada dugaan pelanggaran selama tahapan berlangsung.

Komisioner Panwaslih Divisi pelanggaran Ahmad Faisal Nasution SH belum lama ini mengatakan ada 12 item laporan yang masuk ke Panwaslih. Laporan itu dominan terkait dugaan pelanggaran selama tahapan.

Di dalam 12 laporan dari masyarakat itu juga terdapat dugaan keterlibatan ASN. Sampai laporan pemasangan APK salah satu paslon yang tidak pada tempatnya. “Ada 12 laporan yang masuk, mulai dari dugaan money politics, keterlibatan ASN hingga pemasangan APK yang tidak sesuai pada tempatnya,” terang Faisal.

Kesemua laporan tersebut, lanjut komisioner Panwaslih ini, telah ditindaklanjuti. Sayangnya, tak ada yang memenuhi unsur. Dengan kata lain, tak satupun yang terbukti laporan tersebut.

“Dua laporan menyangkut pelanggaran sudah masuk ke Gakumdu, tidak memenuhi unsur. 1 ke komisi ASN juga tidak terbukti yakni terkait spanduk Kadis Pemdes dengan jargon “lanjutkan”. Lalu laporan terkait pemasangan APK yang tidak pada tempatnya, dan ini sudah kita rekomendasikan ke KPU untuk disampaikan ke tiap Paslon,” jelas Faisal.

Memang, diakui komisioner Panwaslih yang kerap berpenampilan rapi ini, masih ada laporan dugaan money politics yang sedang dalam proses di Gakumdu. (tan)

  • Linkedin
Loading...