Warga Tumpuk Ban Bekas di Jalan Rusak

Bagikan:
Akibat seringnya terjadi kecelakaan akibat jalan bergelombang, warga sekitar membuat rambu-rambu dengan meletakkan ban di lokasi jalan rusak tersebut. (Asmar Siregar/Metro Tabagsel)

PALUTA – Kondisi jalan bergelombang di Jalan Lintas Nasional Gunungtua-Langga Payung tepatnya di Desa Huta Lombang, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Paluta sangat meresahkan warga dan pengendara yang melintas.

Pasalnya sering memakan korban jiwa. Terbaru truk bermuatan air mineral kemasan galon BK 9754 CG menyeruduk rumah warga dan menabrak pengendara sepeda motor jenis Supra BB 3537 JB akibat menghindari jalan bergelombang itu, Kamis (1/11).

Pantauan Metro Tabagsel, Selasa (6/11), kondisi badan jalan bergelombang itu sudah diberi rambu atau penanda jalan rusak.

Darwin Harahap warga sekitar mengaku, kondisi jalan bergelombang itu sudah lama terjadi. Permukaan jalan bergelombang ini juga sudah pernah ditambal, namun kondisinya kembali susut diduga akibat gorong-gorong di bawah jalan rusak.

Darwin juga mengaku, kondisi jalan bergelombang sedalam 50 cm, lebar 2 meter ini telah banyak memakan korban pengendara.

“Tabrakan sangat sering terjadi di lokasi ini. Pengendara yang melintas ke arah Langga Payung banyak yang mencuri jalur untuk menghindari gelombang jalan, akibatnya terjadi tabrakan dengan pengendara yang datang berlawanan arus,” jelasnya.

Senada juga disampaikan ibu Budi pemilik rumah makan di lokasi sekitar. Akibat seringnya terjadi kecelakaan yang disebabkan dari jalan bergelombang itu, dirinya membuat rambu-rambu dengan meletakkan ban di lokasi jalan rusak itu.

“Kami warga di sini berharap pihak terkait untuk segera melakukan perbaikan, agar tidak makan korban jiwa,” harapnya.

Dikatakannya, selama dua bulan terakhir ini telah terjadi tiga kali kecelakaan di lokasi itu. Pengendara yang mengarah ke Langga Payung menuju Gunung Tua bertabrakan dengan pengendara yang berlawanan arus akibat mengelakkan gelombang jalan itu. (ais)

Bagikan: