Menu

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Anak di Paluta, Kasi Pidum: Berkas Perkara Sudah P21

  • Linkedin
Ilustrasi

PALUTA – Kasus yang menjerat AKH, oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) sempat menjadi topik hangat di masyarakat.

Oknum ASN yang pernah menjabat Kepala Bidang di salah satu instansi Pemkab Paluta sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka untuk kasus pelecehan seksual terhadap anak.

Kajari Paluta Rizal Syah Nyaman melalui Kasi Pidana Umum Bambang SH mengatakan bahwa berkas perkara dengan kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur sudah dinyatakan lengkap atau P21.

Dikatakannya, berkas tersangka kasus pelecehan seksual ini sebelumnya pernah dikembalikan (P19) ke pihak kepolisian karena bukti-bukti atau ada sejumlah unsur alat bukti yang kurang lengkap dan diminta untuk dilengkapi kembali untuk proses selanjutnya.

“Sebelumnya pernah dikembalikan ke pihak kepolisian untuk dilengkapi. Setelah dilakukan penelitian ternyata hasil penyidikannya sudah lengkap atau P21,” ujarnya via selulernya, Selasa (9/10).

Lanjutnya, oknum ASN inisial AKH disangkakan telah melanggar pasal 76E jo pasal 82 ayat 1 UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atau UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Terpisah, ketua DPD LSM Gerakan Moral Pengawal Amanat Reformasi (GEMPAR) Sumatera Utara Aman Sudirman Harahap meminta agar pelaku dihukum seberat-beratnya dan sesuai hukum yang berlaku.

Sebab katanya, selain sudah mencoreng nama baik ASN di lingkup Pemkab Paluta, perilaku tersangka ini dikhawatirkan akan menjadi perilaku yang tidak sehat ditengah kalangan masyarakat. “Harus dihukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku untuk memberikan efek jera kepada pelaku,” tegasnya. (ais)

  • Linkedin
Loading...