Koalisi Pendukung Prabowo-Sandi Soroti Pelanggaran Kampanye di Madina

Bagikan:
Ilustrasi

MADINA – Koalisi partai pengusung dan pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyoroti berbagai dugaan pelanggaran kampanye di Kabupaten Mandailing Natal.

Salah satunya adalah dugaan keterlibatan Aparatur Sipil Negara di pemerintah kabupaten Madina. “Kami melihat ada beberapa dugaan pelanggaran kampanye yang melibatkan oknum ASN,” kata Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Madina, Erwin Efendi Lubis kepada Metro Tabagsel Selasa (8/1).

Erwin menyebut, pihaknya akan melakukan rapat dengan semua pimpinan partai politik pengusung dan pendukung pasangan Prabowo-Sandi di Madina guna menyikapi dugaan pelanggaran tersebut.

“Ini akan kami kaji, bila memang memungkinkan untuk dilaporkan, kami akan buat laporan pengaduan secara resmi, kami akan bersama-sama ke Bawaslu, kita ingin demokrasi ini berjalan fair dan adil,” kata Erwin.

Terpisah, Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Mandailing Natal, Nis’at Sidiq Nasution kepada Metro Tabagsel menuturkan, pihaknya juga telah menemukan dugaan pelanggaran berupa penekanan terhadap oknum kepala desa di Madina.

“Kami mendapat laporan dari kader dan relawan kita di lapangan, ada dugaan penekanan terstruktur terhadap kepala desa untuk ikut memenangkan salah satu pasangan calon. Ini sebuah pelanggaran yang mesti kita sikapi, dan kami sudah sampaikan pada rekan-rekan pimpinan partai politik pengusung Prabowo-Sandi untuk menindaklanjuti ini,” kata Sidiq.

Ia meminta kepada semua pihak agar sama-sama menjunjung tinggi proses demokrasi yang bersih, jujur, adil dan berintegritas. Dan, memberikan kebebesan seluas-luasnya untuk semua warga Negara yang mempunyai hak suara menentukan pilihannya.

“Jangan sampai ada penekanan, mari kita berikan kebebasan kepada masyarakat menentukan pilihan mereka,” harapnya. (wan)

Bagikan: