Menu

Diduga Jaringan ISIS, WNI Diringkus Polisi Malaysia

  • Linkedin
INT
Ilustrasi

MetroTabagsel.com – Warga negara Indonesia (WNI) kembali ditangkap kepolisian Malaysia. Penangkapan seorang WNI diduga menjadi bagian dari Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dan akan melancarkan serangan teror.

Dari informasi yang didapatkan Mabes Polri, WNI tersebut bernisial MAA bin MB asal Jawa Timur. Dia ditangkap pada Senin (22/1) lalu.

“MAA selama di Malaysia berprofesi sebagai pekerja konstruksi, dia ditangkap di Kuala Lumpur. Yang bersangkutan diduga melakukan tindakan terorisme,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin (29/1).

Menurut Setyo, MAA diduga kuat masuk dalam kelompok jaringan ISIS. Hal itu diketahui karena kerap mengibarkan bendera ISIS di lokasi MAA bekerja. “Tersangka telah menaikkan bendera organisasi ISIS di lokasi kerja kontrak bangunan dimana dia bekerja,” ungkap Setyo.

Tak hanya itu, tersangka diduga telah membuat rencana serangan terhadap pihak kepolisian dengan merekam video Balai Polis Travers dan Ibu Pejabat Polis. “Yang bersangkutan juga akan melihat peta lokasi balai polis berkenaan melalui Google Map sebelum merencanakan serangan,” ungkap Setyo.

Bahkan MAA juga diduga berencana mencuri senjata dari markas Kepolisian Malaysia yang rencananya akan digunakan untuk melakukan serangan di Malaysia dan Indonesia.

“Dia juga telah berkomunikasi dengan seorang pimpinan kanan organisasi militan ISIS melalui aplikasi WhatsApp dan mencoba merekrut beberapa orang warganegara Indonesia untuk mengikuti organisasi militan ISIS tersebut. Untuk membuktikan bahwa organisasi militan ISIS masih aktif di Malaysia,” pungkas Setyo. (rdw/JPC)

  • Linkedin
Loading...