Kipang Mandailing Oleh-oleh Paling Dicari Perantau

Bagikan:
Kipang Mandailing

MetroTabagsel.com, MADINA – Kipang Mandailing. Menjadi salah satu oleh-oleh paling dicari masyarakat perantau yang mudik ke Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Sahrin Nasution (45) pemudik dari Jakarta yang ditemui di salah satu rumah produksi Kipang Mandailing di Banjar Pagur Panyabungan, Senin (3/7) mengatakan, oleh-oleh khas Mandailing ragamnya hanya sedikit, dan yang paling dikenal adalah Kipang Mandailing.

“Setiap pulang kampung Kipang Mandailing ini satu-satunya oleh-oleh yang kami bawa ke Jakarta, karena ragam oleh-oleh dari daerah kita sangat sedikit. Paling nanti tambahannya dodol buatan tangan, kalau Alame sulit didapatkan tempat menjualnya, paling nanti dibuat sendiri di kampung,” sebut Sahrin kampung asalnya Desa Aek Mual Kecamatan Siabu.

Ia menyebut, Kipang Mandailing rasanya gurih dan berbeda dengan kipang buatan daerah yang lain. “Rasanya berbeda dengan kipang dari daerah lain, misalnya kipang dari Pasaman dan sebagainya. Kipang Mandailing mempunyai cita rasa yang khas dan gurih, terkadang kalau kami tak mudik, kami sengaja memesan sama kawan yang mudik agar dibawakan oleh-oleh kipang,” tambahnya sembari menyebut selain Kipang Mandailing dan Alame mereka juga sering membawa ikan lele yang dibakar lalu dikeringkan sebagai oleh-oleh dibawa ke perantauan.

Sementara, Boru Rangkuti (38) pembuat Kipang Mandailing yang ditemui di rumahnya mengatakan, penjualan selama lebaran ini sangat meningkat bila dibandingkan dengan jumlah penjualan di hari biasanya. Bahkan, Lebaran ini ia mampu menghabiskan 10 ribu bungkus atau kurang lebi seribu pak (1 pak berisi 11 bungkus).

“Memang setiap Lebaran penjualan kami sangat drastis bila dibandingkan hari biasa. Dalam seminggu Lebaran kami sudah menghabiskan 10 ribu bungkus,” ujarnya. (wan/m)

Bagikan: