Menu

Hari Bumi, Pinus Tapanuli bersama HIPMI Psp Mendaki Gunung Lubuk Raya

  • Linkedin
Samman Siahaan
HIPMI Kota Psp dalam perjalanan Lubuk Raya, Senin (23/4) di Pos I, Gunung Lubuk Raya.

MetroTabagsel.com, SIDIMPUAN – Gunung Lubuk Raya di Kabupaten Tapanuli Selatan mempunyai segudang pesona. Mulai dari cerita dan sejarah namanya dan potensi alam yang terkandung di dalamnya.

Pinus Tapanuli yang merupakan gabungan Kelompok Pecinta Alam, bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Padangsidimpuan, Minggu (22/4) mendaki puncak tertinggi di Kota Psp dan Kabupaten Tapsel itu.

Dari perjalanannya, Lubur Raya memiliki sumber air yang menyumbang ke daerah Tapsel dan Kota Psp dan ini merupakan aset yang harus dijaga kelestariannya. Hasil 2 tahun berkegiatan di sepanjang kawasan Suaka Alam Lubuk Raya ini. Terakhir, Pinus Tapanuli menindaklanjuti kegiatan dalam kawasan ini dengan mengembangkan potensi alamnya, membuka jalur pendakian Gunung Lubuk Raya.

Dalam hasil perjalanan, tim selalu berkoordinasi bersama pihak pemangku kepentingan serta masyarakat penyangga kawasan hutan khususnya Desa Sitaratoit, Kecamatan Angkola Barat sebagai pintu masuk pendakian yang sengaja dipilih.

“Untuk kita ketahui juga, bahwa gunung lubuk raya memiliki ketinggian 1892 mdpl yang diukur menggunakan gps oleh tim ekspedisi yang dibentuk Pinus Tapanuli sebelumnya,” kata Andika Daulay, Senin (23/4).

Ada 4 pos jalur pendakian yang dibuat masing-masing KPA dalam Pinus Tapanuli. Pos 1 (Gempa ) pada ketinggian 1.301 mdpl. pos 2 (Rata Bumi) pada ketinggian 1.630 mdpl, pos 3 (Martunas) di 1.681 mdpl dan pos 4 (Mata Alam) di ketinggian 1892 mdpl. Ini data Pinus Tapanuli dalam pengembangan ekowisata di Gunung Lubuk Raya 1892 mdpl.

“Selain Gunung, Suaka Alam Lubuk Raya menyimpan pesona hutan lumut dan bonsai, peninggalan perkebunan belanda, air terjun, dan cerita masyarakat tentang gunung lubuk raya yang memukau. Ini merupakan hasil inventarisir potensi alam bahkan banyak lagi,” terangnya.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut merupakan program kerja Pinus Tapanuli mengenalkan Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan menjadi salah satu tujuan penelitian, pendidikan serta aktivitas penggiat alam bebas dengan Gunung Lubuk Raya 1892 mdpl walaupun statusnya masih dalam kawasan Suaka Alam.

Koordinator pendakian dan pengembangan di sini, selain Andika Daulay, ada Adi Surya Taufiq Rambe dan Ery Lintang. Terakhir, dalam memperingati Hari Bumi 22 April, Pinus Tapanuli melaksanakan kegiatan sosialisasi dan bagi pohon mahoni dan bibit buah durian terhadap masyarakat desa Sitaratoit.

“Suaka alam lubuk raya segudang manfaat dari generasi ke generasi, mari kita jaga dan lestarikan,” tuntas Andika, pria yang akrab disapa Magel.

HIPMI Kota Psp turut dalam memperingati hari bumi ini. Mendaki Gunung Lubuk Raya dengan peserta 22 Orang. Sepanjak perjalanan, ada banyak sajian alam yang bisa dinikmati mata maupun rasa.

Selain view daratan Kota Padangsidimpuan, di Pos I dengan perjalanan memakan waktu 3 jam ini, masih dapat kita menikmati hasil para petani berupa aren dan kopi. Namun untuk HIPMI, kendati keterbatasan waktu dan cuaca, tim pendakian ini hanya sampai di Pos I. Sebelum memutuskan untuk turun, setali tiga uang, HIPMI juga membeli beberapa hasil tani di sekitaran Pos I. Seperti aren, gula aren, kopi dan buah alpukat.

Menurut Ketua BPC HIPMI Kota Psp, Muhammad Iqbal Harahap SE Msi, potensi hasil pertanian disini sangat baik, terlebih jika dikelola dan menaikkan nilai tambah hasil para petani disitu. “Datangnya HIPMI menggerakan potensi ekonomi lokal. Selain mendaki Gunung ini, HIPMI juga berbelanja hasil para petani lokal,” katanya.

HIPMI pada intinya dalam hari bumi ini menginginkan, kegiatan ekonomi sejalan dengan pergerakan menjaga lingkungan, dalam gerakan green ekonomi. “HIPMI datang dengan jaringan dan ide untuk meningkatkan nilai tambah bagi hasil-hasik pertanian lokal. Yang pada akhirnya memberikan kesejahteraan bagi masyarakat lokal,” pungas Iqbal setelah melalui perjalanan Lubuk Raya bertajuk HIPMI go to Lubuk Raya, yang juga diikuti Bendahara Umum HIPMI Kota Psp, Saiful Anwar Nasution dan pengurus lainnya. (san)

  • Linkedin
Loading...