Dwi Suci Amalia Rajin Belajar di Sepertiga Malam

Bagikan:
Dwi Suci Amalia

MetroTabagsel.com – Dwi Suci Amalia lulusan Universitas Jambi Fakultas Ekonomi dan Bisnis tahun 2018. Ia merupakan alumni SDN 025 Bagan Batu, Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah di Pondok Pesantren Modern Baharuddin Janji Mauli Muaratais.

“Setiap orang punya mimpi yang harus diwujudkan. Jangan pernah bosan untuk belajar jika tidak mau menerima kebodohan dan kekalahan, be the best do the best,” ucap Suci saat diwawancarai Harian Metro Tabagsel beberapa waktu lalu.

Menuntut ilmu di Pondok pesantren membuat kepribadiannya disiplin dan terarah. Kegiatan yang menyita waktu mulai pagi sampai malam hari sebagai tantangan. Program yang disuguhkan berupa pembentukan karakter bagi para santri.

Mulai dari kemandirian dan cerita persahabatan. Adakalanya saling mengisi kekosongan berbagi untuk diambil ikhtibar. Tentu kisah yang sulit untuk dideskripsikan, bermunajat kepada sang Ilahi meniti perjuangan yang indah, sesekali ada kerinduan pada orangtua membuat diri menjadi sosok kuat dan tetap tersenyum.

Selama sekolah Suci termasuk siswi yang antusias dan optimis dalam suatu hal mulai dari nilai yang memuaskan dan pernah juara kelas sewaktu aliyah serta beberapa kegiatan sekolah seperti Osis dan Anggota Marching Band Gita Bahana Sultan Baharuddin (GBSB). Begitu juga ketika memasuki bangku kuliah sebagai mahasiswi yang aktif.

“Saya pernah bergabung dengan KSEI FOKUS FEB UNJA sebagai Co FINANCE 2013-2014, FOKUS KSEI UNJA sebagai Co DANUS 2014-2015, UKM ROHIS ARRAHMAN UNJA sebagai Co DANUS 2015-2016, FOSSEI SUMBAGTENG sebagai Co Srikandi FOSSEI jambi 2016-2017, BEM KBM KABINET SIMPONI UNJA sebagai Sekretaris Menteri Pemberdayaan Perempuan 2016-2017,” kata Perempuan kelahiran 16 Februari 1995 ini.

Di samping itu Suci pernah menghadiri Temilreg ke IX (Temu Ilmiah Regional) di UNAND 2014, Temilreg XII (Temu Ilmiah Regional) di UIN SUSKA RIAU 2015, Muslimah Training Motivasi (MTM), Arrahman Expo, Intermedite Leadership Training (ILIT), Sharia Economic Training (SET), Islamic Leadership Basic Training (ILBT).

“Untuk tips saya hanya berusaha semaksimal mungkin agar hasilnya juga demikian. Karena bagaimanapun usaha tidak akan menghianati hasil pastinya tetap mendapat restu dari orang tua,” jelas Suci anak kedua dari empat bersauadar pasangan Karmanto dan Nafsiyah ini.

Menariknya, Suci meraih juara 1 Debat Bahasa Indonesia antar Ponpes se-Tapanuli Selatan 2010, juara 2 Marching Band ajang Pesta Danau Toba 2010, Juara 2 Olimpiade Ekonomi Islam se-Sumbagteng di UNAND 2014, juara 2 Bussines Plan se-Sumbagteng di UIN SUSKA Riau 2015.

“Belajar di sepertiga malam dan di pagi hari akan membuat pikiran fresh. Selain itu, ikutilah pelatihan dasar supaya fokus terhadap tujuan. Hidup ini adalah persinggahan senantiasa harus tetap disyukuri atas kesempatan yang ada,” sambungnya.

“Terima kasih kepada orang tua tercinta yang sedalam-dalamnya atas dukungan, cinta dan doa-doa tulus dipanjatkan pada Ilahi tak pernah usai. Teristimewa kepada ketiga saudara kandung saya yang baik hati, ibu Tiasmainun Harahap, SPdI, my dearest friend Novi Yanti Sihotang SSos. Selanjutnya ustad/zah di pesantren, para Dosen FEB UNJA dan sahabat-sahabat fillah yang tetap menjadi motivator selama ini yang tak dapat disebut satu persatu,” kata Suci yang kini bekerja di SD Islam Attaufiq Plus Tahfizh Jambi. (bsl)

Bagikan: