Sri Rahayu Nasution Berkarir Sesuai Passion

Bagikan:
Sri Rahayu Nasution

MetroTabagsel.com – Sri Rahayu Nasution, akrab disapa Ayu, adalah lulusan terbaik Jurusan Ekonomi Syariah (Konsentrasi Akuntansi dan Keuangan Syariah) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Padangsidimpuan 2017.

Ia merupakan mahasiswi sidang perdana angkatan 2013 se-ruang lingkup IAIN Padangsidimpuan. Ayu kecil sekolah di SDN 200117 /SDN Teladan Psp, MTsN Model Padangsidimpuan dan SMKN1 Padangsidimpuan (jurusan Akuntansi).
“Berusaha dan berdoa adalah kunci kesuksesan dan selama ada keyakinan semuanya pasti mungkin,” kata Sri Rahayu Nasution saat diwawancarai Harian Metro Tabagsel.

Sewaktu sekolah Ayu pernah ikut OSIS, anggota tortor atau kelompok seni di SMKN 1 dan ia pernah meraih juara 1 lomba pidato bahasa Inggris tingkat sekolah MTsN 2009. Berlanjut sampai bangku kuliah bergabung dengan KSEI Ittihad IAIN Psp, menjadi sektretaris dan ketua forum kajian akuntansi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam selama 2 periode. Di sela-sela kesibukan ia pernah ikut serta sebagai panitia dalam rangka Sidang Senat terbuka di Auditorium IAIN Psp.

Menariknya, meskipun masih muda dan berstatus mahasiswa pernah dipercayakan sebagai pemateri training akuntansi untuk mahasiswa FEBI angkatan 2013 dan pemateri Talkshow seputar Ekonomi Syariah sampai tiga kali putaran di Radio RAU FM.

“Saya selalu ingin berbeda dari orang pada umumnya dan melakukan dengan cara yang beda. Untuk mengejar separuh mimpi yaitu sidang, dengan langkah cepat justru tidak mudah. Di mana saya harus bangun lebih cepat dan tidur lebih lama, tepatnya sebelum Kuliah Kerja Lapangan (KKL) saya sudah tahap finishing proposal dan berencana melanjutkan skripsi setelah KKL berakhir. Tentu usaha dan perjuangan kilat harus dilakukan,”ucap Ayu anak dari pasangan Dahyar Nasution, SP dan Erliani Harahap ini.

Menurut Ayu, mencari tau tentang sesuatu yang diinginkan itu tidak boleh diam contohnya tentang perkuliahan. Namun, belajar kepada yang lebih paham dan memahami bahan diskusi yang akan dipresentasikan.

“Tidak ada yang instan. Tanpa usaha dan komitmen kita tidak jadi apa-apa. Berproses dengan baik tentu akan menghasilkan yang baik pula. Biasanya, apa yang sudah dipelajari di kampus saya review kembali di rumah untuk memaksimalkan pemahaman materi dan terus memperbanyak relasi hal ini akan membantu jalannya urusan,”jelas perempuan kelahiran Sipirok, 15 Desember 1994.

Kini Ayu berkarir di Rumah Sakit Metta Medika posisi sebagai Accounting. Tetapi proses juang itu tak pernah surut. Di awal ia diberikan posisi bagian administrasi dan kasir dengan seiring bergulirnya waktu sampai pada posisi saat ini.

“Selama kerja juga pernah training ke Sibolga intern gitu jadi accounting. Saya sangat berupaya untuk melakukan yang terbaik dan mencari tau hal baru dari orang-orang yang seprofesi serta info aktual untuk menambah wawasan. Keinginan yang hakiki untuk membuat orang tua bangga dan orang sekitar yang selalu mendoakan kebaikan. Selama kerja, teamwork dan kekompakan terus terjalin dengan baik sehingga bahagia terus melingkar,” pungkasnya.

“Alhamdulillah, Allah SWT telah memudahkan segalanya. Terima kasih kepada kedua orang tua tercinta yang sedalam-dalamnya atas doa tulus, dukungan, dan cinta yang tak pernah usai. Di tahun ini sudah ada mertua yang selalu menyayangi dan terus mengajarkan banyak hal kepada saya,” tukasnya. (bsl)

Bagikan: