Gourani Laina Wahyuni: Mahasiswa Harus Berani Hijrah

Bagikan:
Gourani Laina Wahyuni

MetroTabagsel.com – Gourani Laina Wahyuni sering dipanggil Laina. Ia lulusan IAIN Padangsidimpuan Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Laina juga menyelesaikan pendidikannya di SMAN 5, SMPN 6, SDN 200220 Padangsidimpuan.

“Indeks prestasi kumulatif (IPK) bukan merupakan standar keberhasilan seseorang dikemudian hari, tetapi dalam dunia perkuliahan IPK dapat dijadikan sebagai tolak ukur keseriusan seseorang,”jelas Gourani Laina Wahyuni saat diwawancarai Harian Metro Tabagsel beberapa waktu lalu.

Laina begitu sangat tekun mengikuti proses perkuliahan sampai pada akhirnya menyelesaikan studi tepat waktu. Selama kuliah ia bergabung dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ekonomi Syariah, Forum Kajian Manajemen Bisnis Islam. Hal ini sangat membantu untuk mengembangkan kreativitas mahasiswa.

“Saya pernah ikuti Lomba Karya Tulis Ekonomi Islam (LKTEI) pada acara Olimpiade dan Seminar Nasional Ekonomi Syariah yang diadakan oleh FOSSEI USU, se-Sumatera Bagian Utara-Aceh. Alhamdulillah kala itu meraih juara 3 setelah masuk 10 besar kampus terbaik se-Sumbagut,”kata Laina anak kedua dari lima bersaudara ini pasangan Hasyim dan Murni ini.

Ia juga dipercayakan mengikuti training sebagai perwakilan mahasiswa pada seminar dan lokakarya penyusunan kurikulum FEBI bersama para pejabat FEBI, training manajemen syariah, training banking, dan salah satu mahasiswa magang di Bank Syariah Mandiri.

“Dalam hidup memang harus ada strategi untuk keberlangsungan hidup, saya membagi rencana menjadi tiga, rencana pendek, panjang dan rencana yang sifatnya kekal (akhirat,red). IP/IPK merupakan planning jangka pendek di mana saya berupaya memahami setiap materi perihal background pendidikan entah itu materi yang disampaikan dosen atau dari kegiatan ekstra semacam kelompok diskusi dan juga banyak membaca,”jelas Laina perempuan kelahiran Padangsidimpuan 17 juni 1994.

Menurut Laina untuk memahami setiap materi dari seorang guru atau dosen semestinya menyayangi supaya ilmunya berkah sehingga tidak sia-sia. Kemudian apa yang dijelaskan oleh dosen untuk direview ulang di rumah agar lebih mudah ketika ujian sudah dekat.

“Saat wisuda saya menyandang predikat wisudawan terbaik 2 jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Nikmat akbar yang membahagiakan kala itu serta dapat memberikan hadiah terbaik buat kedua orang tua,” katanya.

“Saya berkeinginan untuk menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi orang lain sehingga mampu turut andil dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, keluarga dan agama. Berbicara tentang istiqomah secara sederhana dapat diartikan bahwa sikap konsisten dalam melakukan kebaikan Lillahi Ta’ala,” tambahnya.

Seorang mahasiswa tentunya harus hijrah membawa perubahan baik untuk diri sendiri maupun orang lain. ‘Agent of Change’ menjadi motto terbaik untuk selalu amanah dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan studi sebaik-baiknya.

“Hijrah (ke arah yang lebih baik) bukan suatu pilihan melainkan keharusan. Sebab setiap insan hendaknya menyadari perannya sebagai khalifah di muka bumi, yakni menjalankan amar ma’ruf nahi munkar. Betapa Islam sangat sempurna ‘the way of life’ agama yang memiliki aturan dalam segala aspek kehidupan yang tujuannya adalah kebaikan,” ungkapnya.

Selama ini, Laina sangat optimis dalam suatu hal. Setelah wisuda ia langsung bekerja di salah satu perusahaan di Jakarta. Aplikasi ilmu dan pengalamannya menjadi suatu bukti nyata dalam dunia kerja.

“Alhamdulillah dilahirkan dari rahim seorang wanita yang teramat mulia dan seorang ayah yang saya banggakan, terima kasih atas dukungan dan doa-doa tulus yang tak kunjung usai berharap Allah SWT hadiahkan syurga bagi keduanya. Selanjutnya, ungkapan makasih ini teruntuk saudara kandung tersayang Aprilla, Santika, Asri dan Akbar yang turut mensupport dan saling berbagi. Teristimewa untuk seseorang yang saya panggil ‘umi’ namanya Rukiah Lubis, beliau seorang Dosen di mana tempat menimba ilmu di bangku kuliah yang sangat supel dan tegas dalam mengajarkan banyak hal,”sebut Laina yang beralamat di Jalan Tapian Nauli Padangsidimpuan. (bsl)

Bagikan: