Menu

Harga Kelapa Sawit Anjlok Hingga 50 Persen

  • Linkedin
Ilustrasi petani saat memanen tandan buah kelapa sawit.

MetroTabagsel.com – Beberapa petani kelapa sawit di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mengaku resah atas anjloknya harga buah kelapa sawit yang mengalami penurunan hingga 50 persen dari harga sebelumnya.

Sonata, salah seorang petani sawit di Desa Untemungkur IV, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapteng, mengatakan bahwa penurunan harga jual buah kelapa sawit kepada pengepul yang mencapai 50 persen itu membuat mereka resah.

“Setengah turun, 50 persen lah dari harga sebelumnya. Ya susahlah kita begini bang, mau makan apa lagi kita kalau harganya gini,” ujar Sonata, Senin (9/7).

Ia menuturkan, penurunan harga jual buah kelapa sawit di tingkat petani itu telah berlangsung sejak 2 pekan lalu.

“Sebelumnya Rp1200 per Kg, Harga turun menjadi Rp600 per Kg sejak 2 minggu lalu. Kemarin saya baru jual harganya masih tetap Rp 600 per Kg,” katanya.

Atas turunnya harga jual buah kelapa sawit itu, ia dan beberapa petani lainnya juga merasa kecewa. Pasalnya, saat ini kondisi hasil panen mereka tengah meningkat namun harga jual malah anjlok.

“Kecewa kali lah, hasil panen sekarang sedang meningkat tapi harga malah turun gini. Memang rata-rata hasil panen disini sedang meningkat, nggak taulah karena hasil panen ini meningkat makanya harga di turunkan,” ucapnya.

Sementara, Herman salah seorang petani kelapa sawit di Desa Makarti Nauli, Kecamatan Kolang juga menuturkan hal yang sama. Di desanya itu juga harga jual buah kelapa sawit mengalami penurunan.

“Sudah turun harganya disini. Sekarang Rp 600 per Kg. Sudah nggak ada lagi harganya disini,” kata Herman sembari menuturkan bahwa penurunan harga jual buah kelapa sawit itu telah berlangsung sekira 2 pekan lalu. (dh/rah)

  • Linkedin
Loading...