Menu

Tapsel Tertinggi di Sumut, Realisasi PMA Triwulan 1 2018

  • Linkedin
Ilustrasi

TAPSEL – Penanaman Modan Asing (PMA) di Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan menjadi yang tertinggi dari 33 kabupaten dan kota di Sumatera Utara, sesuai realisasi investasi pada triwulan pertama 2018.

“Mencapai nilai Rp920 miliar lebih. Sesuai dengan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) langsung kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI melalui sistem aplikasi online (SPIPISE),” terang Kabid Pengawasan dan Pengendalian Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPPTSP) Sumut, Mimi R Rangkuti, Sabtu (6/7) lalu.

Lebih lanjut Mimi menyampaikan, realisasi investasi terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). “Khusus PMA Tapsel tertinggi di Sumut pada triwulan pertams 2018,” tegasnya.

Sesuai data laporan, sebut Mimi, realisasi investasi di Tapsel mencapai Rp920 miliar, terdiri dari PMA Rp916 miliar dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) hampir mencapai Rp4 miliar.

“Untuk realisasi investasi PMA dan PMDN, Tapsel posisi ketiga, di bawah Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang,” terangnya seraya merincikan Tapsel dengan nilai investasi Rp920,266 miliar, Kabupaten Deli Serdang Rp1,136 triliun dan Kota Medan Rp1,032 triliun.

Sementara Kadis DPMPPTSP Tapsel Abadi Siregar mengatakan, adapun penyumbang investasi di Tapsel tersebut adalah perusahaan pertambangan emas Batangtoru PT Agincourt Resources, PLTA Batangtoru PT NSHE dan perkebunan sawit PT Austindo Nusantara Jaya Agri Siais.

“Guna mencapai target 2018 kiranya langkah ketiga perusahaan ini dapat diikuti perusahan lain melaporkan kegiatannya melalui LKPM online ke BPKM RI,” harapnya. (ran)

  • Linkedin
Loading...