Tuduh Warga Pelihara Begu Ganjang, Dukun Palsu dan 4 Asistennya Ditangkap

Share this:
Tuduh Warga Pelihara Begu Ganjang Dukun Palsu dan 4 Asistennya Ditangkap

METROTABAGSEL.COM, Nelson Rajagukguk, warga Dusun Kampung Pelita, Desa Selat Besar, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, dituduh memelihara begu ganjang. Ia pun melaporkan paranormal dan empat asistennya yang telah menuduhnya itu.

Laporan Nelson ke Polres Labuhanbatu dilakukan Sabtu (27/7). Setelah ada paranormal menudingnya memelihara begu ganjang. Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang didampingi Kasat Reskrim AKP Jama Kita Purba, Kamis (1/8) menerangkan, Sabtu (27/7) lalu atas undangan warga Dusun Kampung Pelita, paranormal dan rombongannya diminta membersihkan kampung tersebut dari roh jahat.

Undangan warga tersebut terkait informasi yang menyebutkan di Dusun Kampung Pelita, ada warga yang memelihara begu ganjang. Saat ritual berlangsung, paranormal mengarah ke rumah Nelson Rajagukguk. Ia mengatakan di atas rumah Nelson terdapat benda yang diduga mengandung mistis.

Mendengar penjelasan tersebut, anak Nelson, yakni Ojahan Rajagukguk segera memanjat ke atas teras rumah. Namun di atap rumah, ia tidak menemukan benda yang dimaksud paranormal tersebut. Hanya ada paku payung yang diketahui bekas bangunan.

Lebih lanjut, Frido Situmorang mengatakan, kelima tersangka mempunyai peran-peran masing-masing. R boru Situmorang, katanya, merupakan koordinator paranormal. Dia lah yang bertugas mengusir roh jahat. Dari perwakilan masyarakat Dusun Kampung Pelita, ia menerima Rp35 juta.

Sementara JA Purba, DC Pasaribu, dan BS Siagian, bertugas menuntun dan memapah R Boru Situmorang saat mengusir roh jahat, dan menunjuk di rumah Nelson ada benda mistik.

Diketahui, R boru Situmorang (42) merupakan warga Titi Merah, Kelurahan Bandar Tengah, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Deliserdang, JA Purba (27) warga Dusun 1, Desa Tanjung Purba, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang, dan DC Pasaribu (22), warga Dusun Karang Anom, Desa Bahbolon Tongah, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun.

Kemudian, BS Siagian (31) warga Dusun III, Desa Sari Matondang, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, dan DJ Pasaribu (18), warga Dusun Karang Anom, Desa Bahbolon Tongah, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun.
Selain kelima tersangka, turut diamankan barang bukti 1 botol air mineral berisi lidi tunggal, 1 unit mobil Daihatsu Xenia BK 1873 NI, dan satu kantong plastik berisi paku payung sebanyak 10 buah ukuran 10 inci. (int)

Share this: