Syahrul Kukuhkan Tim Cyber Pungli

Share this:
Bupati Tapsel mengukuhkan tim cyber pungli di daerah itu.

TAPSEL – METROTABAGSEL.COM, Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu mengukuhkan 20 orang tim saber pungli yang diketuai Kompol Jumanto, di Aula Sarasi II, Kantor Bupati Tapsel, Sipirok, Kamis (1/8/).

Hal ini untuk menciptakan suasana pelayanan yang baik, taat azas dan taat aturan, sekaligus upaya pencegahan dini dari praktik pungutan lias (pungli) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapsel.
Bupati mengatakan, bahwasanya dibentuknya tim cyber pungli ini sesuai dengan Perpres No. 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar.

“Dan dibentuknya saber pungli ini menjadikan kita lebih taat azas dan taat aturan. Karena ini merupakan cara untuk mengatasi atau mencegah dari semua lini kehidupan agar terhindar dari pungli,” terangnya.
Dikatakan, melalui pengukuhan, bisa meningkatkan dan memperkokoh tekad untuk mengindahkan semua aturan dan ketentuan, sehingga tetap berada di koridor yang benar dalam menjalankan tugasnya.

Dan memang sambungnya, sebelum tim saber pungli dikukuhkan, memang sudah diselenggarakan sosialisasi di tiga zona di antaranya Kecamatan Sipirok, Kecamatan Batangtoru dan Kecamatan Batang Angkola.
“Semua itu merupakan upaya dari Pemerintah agar semua program dari Pemerintah Tapsel dapat berjalan dengan baik. Apalagi hampir dua tahun ini sistem pengelolaan keuangan Kabupaten Tapsel telah menerapkan Transaksi Non Tunai atau TNT yang bertujuan agar laporannya lebih akurat dan transfaran,”terang Syahrul seraya menyebut, hal itu sebagaimana surat edaran Mendagri No. 910/1867/SJ/Tahun 2017 tanggal 17 April 2017 tentang Implementasi Transaksi Non Tunai Pada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, yang ditindak lanjuti dengan Instruksi Bupati Tapsel No. 188.45/02/INS/Tahun 2017 tanggal 2 November 2017 tentang Pelaksanaan Transaksi Non Tunai.

“Saya berharap dengan telah dikukuhkannya tim UPP saber pungli ini mudah-mudahan nantinya bisa bekerja dengan sinergitas sehingga bisa berhasil dalam menjalankan tugasnya dengan baik sesuai dengan tupoksi dan sifat terbuka sehingga tidak ada lagi yang menjadi Operasi Tangkap Tangan (OTT) di semua sektor lini pemerintahan,” harap Syahrul.

Ketua Tim UPP Saber Pungli Tapsel Kompol Jumanto menjelaskan, yang menjadi utama dari tim saber pungli sendiri ialah melakukan pencegahan, mengimbau atau mengajak kepada semua aparatur negara untuk menghindari pungli dan tidak mesti ditangkap atau OTT. “Tetapi informasi dari saudara- saudara berikut data yang kami terima yang akan diproses,” ungkapnya.

Sebelumnya Inspektur Kabupaten Ali Imran selaku Wakil Ketua I UPP Saber Pungli Tapsel menjelaskan, dasar pelaksaaan kegiatan ini berdasarkan surat Keputusan Bupati Tapsel No. 188.45/71/KPTS/Tahun 2019 tanggal 17 Januari 2019, tentang Perubahan Keputusan Bupati Tapsel No. 188.45/96/KPTS/Tahun 2019 tentang Pembentukan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar di Kabupaten Tapsel.

“Sedangkan yang telah dikukuhkan pada hari ini terdiri dari Ketua, Anggota Tim dan OPD Tapsel,” terangnya.
Turut hadir, Dandim 0212/TS Letkol Inf Akbar Nofrizal Yusananto, Kapolres Tapsel AKBP Irwa Zaini Adib, Kajari Tapsel Ardian SH, Dan subdenpom 1/2-3 Kapten CPM K.S.P Habeahan, Sekda Tapsel Parulian Nasution, para Asisten, Pimpinan OPD, Camat, Ketua MUI Kab. Tapsel dan para anggota tim saber pungli. (ran)

Share this: