Pemkab dan PT AR Komit Sejahterakan Petani

Share this:
Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu SH saat membuka kran pada peresmian Hydrant pomp solar sel di areal persawahan terpadu, Batu Hula, Kecamatan Batangtoru. (Amran Pohan/Metro Tabagsel)

METROTABAGSEL.COM, TAPSEL- Terbangunnya sinergitas yang baik disemua elemen dan tingkatan, sangat mempengaruhi terwujudnya kesejahteraan dalam kehidupan masyarakat.

Karena itu, semua pihak harus menjaga sinergitas dalam pembangunan daerah, di segala sektor, termasuk pertanian.
Hal ini diungkapkan Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu saat meresmikan penggunaan pompa hydrant solar sel, di kawasan persawahan terpadu, area Simpang Alas, Laporotop, Desa Batuhula, Kecamatan Batangtoru, Kamis (8/8).

Program optimalisasi persawahan terpadu tersebut, diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan petani dimasa mendatang. Selain, produksi pertanian meningkat, periode tanam dalam setahun juga meningkat serta petani setempat mampu memproduksi beras berkualitas ke depan.

Hal itu diyakini akan menumbuhkan perekonomian rakyat, sehingga menjadi bagian dari upaya mewujutkan Tapsel yang sehat, cerdas dan sejahtera.

“Pembangunan optimalisasi persawahan terpadu ini merupakan program CSR PT AR. Untuk itu, mari kita doa PT AR agar produksi meningkat, harga juga meningkat dengan harapan CSR juga meningkat ke depannya,” ungkapnya seraya mengajak warga untuk tetap menjaga kekompakan, kesatuan dan persatuan ditengah kehidupan.
“Saya minta kepada masyarakat, rawatlah ini, manfaatkan untuk meningkatkan produksi,” ucapnya.

Pemkab Tapsel akan terus mendukung program yang dijalankan di areal tersebut. Dan akan terus mendorong kesejahteraan masyarakat petani di wilayah itu.

“Bersyukurlah. Saya minta, dirembukkanlah pola pengelolaannya sehingga mendatangkan manfaat yang besar bagi masyarakat. Jangan gara-gara pengelolaan yang kurang pas, menimbulkan perselisihan. Makanya musyawarahkan,” sebutnya.
Kepala Desa Batuhula Alinafia pada awak media ini menyebutkan, teknologi ramah lingkungan berupa pompa hydran solar sel tersebut, menjadi harapan baru bagi warga petani di Desa Batuhula, Sumuran dan Keurahan Aek Pining.
Pasalnya, selama ini, pasokan air sangat terbatas untuk memenuhi kebutuhan air untuk lahan persawahan dengan luas sekitar 60 hektar.

“Selama ini hasil produksi hanya 4 ton per hektare. Karena pasokan air tak pernah cukup dan hanya mengandalkan curah hujan. Mudah-mudahan, melalui pompa ini produksi bisa lebih maksimal,” terangnya.

Terkait pengelolaan dan perawatan ke depan, Alinafia menyebutkan, pihaknya di desa telah merancang pengelolaan sesuai musyawarah bersama. Bahkan sudah ada kesepakatan, setiap pemilik lahan akan dikenai iuran Rp5.000 sekali panen, setiap ukuran 20×20 meter persegi (1 rante).

“Ini menjadi harapan baru bagi petani disini. Mudah-mudahan produksi meningkat dan petani lebih sejahtera,” terangnya seraya menjelaskan di areal tersebut ada sekitar 60 KK pemilik lahan dari Desa Batuhula.

Sebelumnya Pramana Senior Maneger CSR PT AR menjelaskan, pembangunan optimalisasi lahan persawahan terpadu di areal tersebut, merupakan bagian dari prgram CSR PT AR, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lingkar tambang.
Dimana, dengan hydran pompa solar diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air sehingga produksi gabah yang selama ini hanya 4 ton, bisa ditingkatkan menjadi 8 hingga 9 ton per hektare.

“Pompa air ini akan dikelola dan dikendalikan oleh P3A yang telah memiliki akta notaris,” sebutnya.
Diutarakan, secara simultan, melalui CSR PT AR, juga telah disediakan gedung dan penggilingan padi dengan kualitas premium. Sehingga ke depan, gilingan padi tersebut akan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat kedepan dengan produksi beras berkualitas baik.

“Mesin penggilingan dikelola oleh Koperasi Marsada Jaya Bersama. Program ini dilakukan dari hulu kehilir dengsn campur tangsn semua pihak. Mudah mudahan prekuwensi tanam bisa meningkat,” sebutnya.
Ketua P3A Rusli Limbong (70) menyebut, dengan pembangunan pengairan sawah di areal itu, semoga mampu menjadi jawaban atas keluhan petani selama ini. Dan tak lupa, Limbong juga mengucapkan terima kasih kepada PT AR dan juga Pemkab Tapsel.

“Atas kehadiran Bupati Tapsel mengunjungi kami di sini, semoga membawa rezeki yang lebih baik bagi kami,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan beberapa warga, Boru Lubis (55) dan Boru Pulungan (56) warga Batuhula.
Menurut mereka, perhatian PT AR dan Pemkab Tapsel sudah sangat luar biasa untuk memajukan perekonomian masyarakat petani di areal persawahan itu.

“Terima kasih kepada PT AR dan juga Bupati. Mudah-mudahan produksi meningkat dan pengelolaan benar-benar dilakukan dengan baik,” harap warga.

Pada kesempatan itu, selain membuka kran tanda peresmian hydran pomp solar sel, Bupati bersama pimpinan PT AR, juga menanam perdana bibit padi unggul, kemudian meninjau lokasi pompa solar sel di pinggiran Aek Garoga, serta meninjau gilingan padi dengan hasil yang baik. (ran)

Share this: