Pelaku Pengeroyokan Ditangkap

Share this:
Pelaku Pengeroyokan Ditangkap

SIBOLGA – Gara-gara membantu teman yang sedang berantam, dua pemuda mendekam dalam sel tahanan Polres Sibolga karena telah melakukan penganiayaan terhadap lawan temannya tersebut. Di antaranya, PPS (20), warga Jalan Aso-aso, Kelurahan Pancuran Pinang, Sibolga Sambas. Kemudian, IA (18), warga Jalan Horas. Sedangkan korbannya adalah Notatema Harefa warga Jalan Ketapang, Kelurahan Sibolga Ilir, Sibolga Utara.

Kejadian bermula saat kedua pelaku sedang asyik bermain biliar di Jalan Horas bersama dengan teman-temannya. Satu di antaranya teman keduanya permisi keluar, membeli air mineral. Tiba-tiba, mereka mendengar suara gaduh dari luar. Keduanya bersama dengan temannya yang lain bergegas keluar untuk mencari tahu kejadian. Di luar mereka melihat temannya yang pergi membeli air mineral tadi, yang namanya masih dirahasiakan oleh Polisi demi kepentingan penyelidikan, terlihat sedang bersoal dengan Notatema Harefa.

“Temannya yang awalnya bersoal dengan korban, masih kita lakukan pencarian. Jadi, inisialnya masih kita rahasiakan,” kata Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hariandja melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Kamis (4/7).

Amarah keduanya timbul saat melihat Notatema seperti hendak menyerang. Lalu, IA mengambil sebuah botol kosong dan melemparkannya kepada Notatema. “Menurut keterangan IA, seperti mau menyerang makanya dia mengambil botol dan melemparnya pada korban,” ungkapnya.

Tidak sampai di situ, PPS pun menyambut dengan memukul wajah korban. Melihat itu, beberapa temannya yang lain pun ikut mengambil bagian memukuli korban. “Korban kemudian lari ke arah sebuah loket penjualan tiket mobil untuk menyelamatkan diri,” katanya.

Melihat korban lari, para pelaku langsung mengejar. Di loket tersebut, korban kembali dianiaya beramai-ramai. “Ada yang memukul, ada pula yang menginjak-injak korban,” pungkasnya.

Setelah puas, mereka kemudian pergi dan meninggalkan korban dengan kondisi luka-luka dan tidak sadarkan diri. “Korban kemudian dibawa ke rumah sakit dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sibolga Sambas. Kemudian, para tersangka kita buru dan kita berhasil mengamankan dua dari mereka yang melakukan pengeniayaan. Sedangkan yang lain masih kita cari,” tandasnya.

Keduanya kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di RTP Mapolsek Sibolga Sambas. Keduanya dikenakan pasal 351 ayat 1 Jounto pasal 170 ayat 1, dari KUHPidana, dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun.(ts)

Share this: