Optimis Sumut Surplus Daya, Yayasan Baitul Mal PLN dalam Safari Ramadhan 1440 H

Share this:
GM PLN UI Sumut dan Kepala UP3 Padangsidimpuan bersama Dandim 023/TS, Selasa (228/5) menyerahkan santunan dari zakat YBM PLN kepada mustahik.

SIDIMPUAN- PLN Area Sumatera Utara pada Selasa (28/5) kemarin, bersafari ke Unit Pelayanan III Padangsidimpuan di Batunadua. Mereka juga menyalurkan zakat dari Yayasan Baitul Mal bagi para mustahik.

Dalam safari bertajuk; Bersama sambut bulan penuh kebaikan dan optimism. General Manager Unit Induk PLN Sumut optimis ke depannya, Sumatera keseluruhan akan surplus daya.

Kepala PLN UP III Padangsidimpuan, Dian Erizal melaporkan, saat ini untuk area yang membawahi lima kabupaten dan kota di Tapanuli Bagian Selatan ini, memiliki 311.886 pelanggan. Dengan jumlah 69.5 persen pelanggan pasca bayar, dan sisanya sudah prabayar.

Daya yang tersambung sebesar 292.266 Kva, dengan jaringan transmisi hantaran tegangan udara menengah (HUTM) sepanjang 4.041 Kms dan rendah (HUTR) sepanjang 2.251 Kms dari tiga gardu induk, yakni Padangsidimpuan, Panyabungan dan Gunungtua.

“InsyaAllah dalam waktu dekat, akan beroperasi gardu induk Martabe, Batangtoru dan Gardu Induk Sibuhuan,” Erizal memaparkan.

Dalam menjaga kelistrikan selama siaga pelaksanaan Pemilu, Ramadan dan Idul Fitri, PLN UP3 Padangsidimpuan telah menyiapkan 37 posko, 320 personil, 14 mobil, 29 sepedamotor, crane, bucket dan delapan trafo mobile serta 26 genset.
“Untuk menjaga pasokan listrik kepada pelanggan kami tetap terjaga selama Ramadan dan dalam pelaksanaan Salat Idul Fitri nanti. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak masjid di 19 lokasi pelaksanaan Salat Idul Fitri,” katanya.
Untuk penyaluran zakat YBM PLN UP 3 Padangsidimpuan ini, Erizal merinci, dari Januari sampai Mei ini, terkumpul total Rp169 juta dari potongan zakat gaji karyawan sebesar 2.5 persen.

Itu disalurkan untuk program pemberdayaan ekonomi umat sebesar Rp 20 juta. Program cahya masjid dan santunan dhuafa di Panyabungan sebesar Rp 53 juta. Program dakwah di Padangsidimpuan sebesar Rp 51 juta. Dan Ramadan berbagi kebahagian bersama dhuafa sebesar Rp 45 juta dalam bentuk sembako dan uang tunai.
Dalam safari ini, hadir Asisten III Rahuddin Harahap mewakili Pemerintah Kota Padangsidimpuan. Ia berharap, bulan puasa yang akan datang, tidak ada lagi pemadaman seperti yang terjadi baru baru ini. kemudian, ia menyempatkan permohonan maaf perihal tunggakan selama dua bulan.

General Manager Unit Induk PLN Sumut, Feby Joko Priharto, merunut dari awal 2017 dimana Sumut mengalami deficit daya yang sangat parah. Seiring waktu, kapal pembangkit listrik tenaga gas milik Turki masuk pada bulan Juni 2017. Maka defisit berakhir. Daya di Sumut pun berangsur membaik.

“Bahkan terakhir, ditambah lagi masuknya Sarulla. Pangkalan susu unit III ada 200 Megawatt (MW). Awal 2020 ini, masuk lagi PLTU unit IV 200 MW. Sementara disini ada Sorik Marapi, yang sudah masuk 12 mega, nantinya 20 mega dan terakhir nanti akan masuk 300 mw. Ada lagi proyek yang masuk PLTA, itu nantinya 500 Mw. Tapi itu untuk dioperasikan beban puncak. Defisit cerita lama, cerita dulu. Pertanyaannya pak, kemarin mati di rumah kami, kenapa?,” katanya mengumpan tanya.

Pemadaman listrik terjadi, kata Feby, bukan lagi karena defisit, tapi pemeliharaan. Pemeliharaan terjadi bisa dari berbagai sebab, misal dari ancaman pohon dan trafo.

“Sumatera akan sangat menjanjikan segi kelistirikan. Karena mekiliki tegangan yang bervariasai bahkan sampai 20 KV,” ungkapnya memaparkan potensi potensi lain. Terakhir ia pun berpesan agar para petugas tetap jaga semangat kerja, etos kerja. Dan menjaga jaringan, agar tak tidak sering padam.

“Temukan penyebabnya, langsung atasi. Kalau ada pohon yang sudah melambai-lambai segera tebang saja. Sekarang Petugas PLN tidak diperkenankan lagi menerima uang tunai. Kecuali yang keliling yang sambil mencatat meteran. Nanti dia bawa alat semacam di bank, tinggal gesek keluar struk. Daya semakin surplus, semoga nantinya semakin murah, tarifnya semakin turun,” pungkasnya. (san)

Share this: