Kursi Roda Untuk Raisya dalam HUT Kodam I/BB di Kodim 212/TS

Share this:
Personil TNI mendorong kereta kursi roda bagi anak-anak penderita disabilitas, Jumat (31/5) lalu di Markas Kodim 0212/TS. (Samman Siahaan/Metro Tabagsel)

SIDIMPUAN – Raisya Lubis, sudah berusia 9 Tahun, namun tubuh mungilnya tetap lunglai. Selama ini Raisya hanya mampu berbaring seiring perkembangan usianya. Jumat (31/5) sore, di Markas Kodim 0212/TS, anak pertama pasangan almarhum Pali Lubis dan Junida Nasution yang bermukim di Desa Hutaraja, Kecamatan Muara Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan ini, mendapat bantuan kursi roda.

Dengan kursi roda, akan berguna dalam pergerakan orangtua dan keluarganya yang selama ini merawat anak penyandang disabilitas ini.

“Saya sangat bersyukur. Jadi mudah merawatnya nantinya kalau pergi kemana-mana,” kata Rosmini Harahap (58), perempuan paruh baya yang tak lain nenek Raisya.

Bila sang ibu, Junida bekerja ke ladang, Rosmini yang merawat Raisya. Namun Rosmini juga berharap agar anaknya Junida tak lagi bekerja di ladang dan memiliki modal untuk membuka usaha agar lebih mudah menjaga dan merawat Raisya.

“Seandainya, kalau ada. Ada usahanya jualan, biar diam bertahan merawat anaknya. Jangan lagi ke lupak sawah orang,” harap Rosmini.

Raisya, bersama empat anak lain serta 15 orangtua penyandang disabilitas mendapat bantuan kursi roda dari Kodim 0212/TS dalam bakti sosial dan buka puasa bersama bertepatan dengan peringatan HUT Kodam I/BB yang ke 69. Selain itu, ada juga santunan untuk puluhan anak yatim.

Dalam penyerahan bentuk tali asih dari Kodim ini, hadir juga Forum Komunikasi Pimpinan Daerah se Tapanuli Bagian Selatan, serta dari Batalyon Infanteri 123/RW. Dandim 0212/TS, Letkol Inf Akbar Yusananto SIP berpesan, agar masyarakat selalu menjaga persaudaraan yang terikat erat di Tabagsel ini.

“Saya juga mau menyampaikan kepada kita semua dalam rangka bulan suci ramadhan ini, marilah kita perbanyak mencari pahala. Tidak lama lagi kita akan menyambut Idul Fitri. Saya beserta keluarga dan atas nama Kodim 0212/TS mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin kepada seluruh tamu,” ungkapnya.

Bupati Tapsel, Syahrul M Pasaribu yang mewakili Forkominda se Tabagsel menyampaikan bahwa daerah Tabagsel dulu satu, yakni Tapanuli Selatan dan kemudian mekar menjadi lima kabupaten dan kota. Dan sistem kekerabatan di Tabagsel ini masih sama. Dan disini, katanya perlu tetap menjaga ukhuwah.

Dinamika Pemilu serentak yang telah berlangsung dengan aman dan damai di Tabagsel katanya, tak lepas dari peran TNI dan Polri dalam menjaga ketertiban dan keamanannya. Maka ia pun berterimakasih, mewakili Forkominda.

Terakhir, sebelum berbuka puasa bersama. Ustadz Zulfan Efendi Hasibuan MA menyampaikan tausyiah yang intinya, agar umat Islam tetap menjaga kesetiaan untuk NKRI. (san)

Share this: