Dua Pelaku Curanmor Dibekuk

Share this:
Kedua pelaku curanmor saat diamankan Personil Polsek Padang Bolak. Ist/Metro Tabagsel

PALUTA- Polsek Padang Bolak ringkus dua tersangka pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) MH (25) dan A (39). Kedua tersangka kini meringkuk di tahanan Mapolsek Padang Bolak.

Kapolsek Padang Bolak, AKP Zulfikar SH melalui Kanitreskrim Iptu Sumanto Naibaho kepada wartawan membenarkan hal tersebut.

Iptu Sumanto menjelaskan kronologisnya bahwa pada Sabtu (8/6) pihaknya mendapatkan laporan dari warga yang kehilangan sepedamotor atas nama Tukma Saidah Roma Ito Siregar (25) yang beralamat di Perumahan Tor Rido Indah Lingkungan VI, Kelurahan Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak.

Kejadian, bermula pada Sabtu (8/6) korban bersama temannya Efrianti Siregar tiba di Pasar Gungung Tua dengan mengendarai sepeda motor Beat Street warna putih, kemudian korban memarkirkan sepeda motornya di pinggir jalan di depan toko perabot Multazam, selanjutnya korban pergi berbelanja ke pasar.

Usai berbelanja, ia kembali ke tempat parkir sepeda motornya, namun sepedamotornya sudah tidak ada. Korban langsung memberitahu kejadian tersebut ke abang iparnya, Lukmanul Hakim.

Kemudian korban melapor ke Polsek Padang Bolak. Pada saat korban melapor di Polsek, Tukma mendapat info dari abang iparnya bahwa sepedamotornya sudah ditemukan di daerah Desa Muara Sigama, Kecamatan Portibi. Ia pun menginformasikan hal tersebut kepada petugas Piket Polsek Padang Bolak.

Selanjutnya personil Polsek Padang Bolak berangkat ke TKP untuk mengamankan MH (25) warga Desa Sigama, Kecamatan Padang Bolak ini beserta barang bukti dan selanjutnya digelandang ke Polsek Padang Bolak guna proses hukum selanjutnya.

Setelah dilakukan pengembangan, ternyata Malan sudah dua kali melakukan pencurian seped motor dan sekali becak bermotor. Dalam aksinya ia bekerja sama dengan temannya, A (39) yang diketahui sebagai warga Pasar Gunung Tua.
Saat ini kedua tersangka diamankan di Mapolsek Padang Bolak berikut BB yang disita 1 unit sepeda motor Honda Beat Street warna putih kombinasi hitam tanpa nomor polisi (TNKB) serta dua kunci T dan obeng.

Kedua pelaku mengaku melakukan pencurian kendaraan bermotor dengan motif kesulitan ekonomi dan atas perbuatannya keduanya akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. “Kita akan kembangkan kasus ini,” pungkasnya. (ais)

Share this: