Dang Hubereng Beho Boru “Siswi SMK Tewas di Kebun Cengkeh”

Share this:
Polisi mengevakuasi jenazah Kristina br Gultom dari perladangan di Dusun Huta Sitolu-tolu Desa Hutapea Banuarea, Kecamatan Tarutung.

Keesokan paginya, Sanggam dan ayah korban pergi bersama-sama mencari korban ke arah sawah. Hal itu atas saran warga bernama Darisson Media Hutapea yang curiga korban pergi ke arah sawah.

Menurut Darisson, ia mencurigai salah seorang warga berinisial RH. Sebab sebelumnya Darisson sempat melihat RH berboncengan dengan seorang perempuan berbaju merah di sekitaran Dusun Sitolu-tolu.

Atas saran itu, ayah korban bersama tiga warga lainnya melakukan penyisiran ke arah Dusun Sitolu-tolu. Setelah beberapa menit melakukan penyisiran. Nah, tak lama melakukan pencarian, Sanggam Hutapea langsung melihat korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dan dengan posisi telungkup di bawah pohon bambu dan salak. Lalu mereka melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

“Setelah dilakukan cek TKP dan melakukan lidik dan pulbaket, tim berbagi tugas untuk membawa saksi-saksi dan mengamankan orang yang dicurigai ke Mapolres Tapanuli Utara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.
Adapun saksi dalam kasus dugaan pembunuhan itu, yakni Sanggam Hutapea (41), Hotma Tua Hutapea, Tolopan Hutapea (48) dan Sardi Gultom (47). Semuanya warga Huta Pangguan Desa Huta Pea Banuarea Kecamatan Tarutung.
Meski begitu, Sutomo belum mau membeberkan seorang warga yang diamankan tersebut.

“Memang ada yang sudah kita amankan. Saat ini masih dimintai keterangan di Mapolres Taput,” tukasnya.(as/int)

Share this: