Bupati Tapsel Ajak Warga Jaga Kondusifitas

Share this:
Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu SH mengajak warga tetap jaga kekondusifan dan isi Ramadhan dengan meningkatkan iman dan taqwa. (Amran Pohan)

TAPSEL – Bupati Tapsel memberi ungkapan rasa hormat dan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat daerah itu, atas kerjasama dan doanya, sehingga pelaksanaan pemilu serentak didaerah itu, dapat berjalan dengan aman, damai dan kondusif.

“Oleh karena itu marilah kita jalain kembali silaturahmi dan rasa persaudaraan serta kebersamaan dalam menjalankan roda pembangunan, yang sudah terencana, agar dapat berjalan dengan baik,” sebutnya di sela Safari Ramadhan yang digelar di Desa Tolang Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Kamis (16/5).

Bupati Tapsel dua periode pilihan langsung rakyat ini juga mengajak seluruh masyarakat, agar tidak mudah termakan isu, tidak gampang terprovokasi serta jangan terpengaruh dengan hal hal yang dianggap dapat memecah belah pasca pemilihan umum serentak yang telah berlangsung sangat baik, aman dan tertib di daerah itu.

Pemilu serentak telah berjalan aman dan tertib didaerah kita. Dan ditanggal 22 Mei adalah sebagai puncak penetapan hasil pemilihan umum tersebut. Baik itu untuk Presiden dan Wakil Presiden maupun untuk lembaga legislatif ditingkat nasional sekaligus hasil untuk DPRD Provinsi maupun Kabupaten dan Kota serta penetapan hasil untuk anggota DPD terpilih. Karena itu, kita tunggulah hasilnya. Kita jaga ketertiban dan kenyamanan dan merajut kembali persaudaraan,” ungkapnya.

“Mari kita jaga keamanan dan ketertiban serta kondusifitas daerah kita. Apalagi pada tanggal 22 Mei adalah sebagai puncak penetapan hasil pemilihan umum oleh KPU Pusat. Baik itu untuk Presiden dan Wakil Presiden maupun untuk lembaga legislatif di tingkat nasional sekaligus hasil untuk DPRD Provinsi maupun Kabupaten dan Kota serta penetapan hasil untuk anggota DPD terpilih. Karena itu, kita tunggulah hasilnya sambil kita isi Ramadan ini dengan meningkatkan Iman dan Taqwa kita kepada Allah SWT, jaga ketertiban dan kenyamanan dan rajut kembali persaudaraan,” ungkapnya.

Menurutnya, berbeda pilihan dalam pesta demokrasi, adalah merupakan hal yang biasa. Karena itu, siapapun yang terpilih, tentunya bukanlah menjadi wakil pemilihnya saja, tetapi wakil dan milik semuanya.

“Pesta demokrasi telah usai. Unang harani beda dukungan namarsipakkulingan, masalose di pemilihan (Jangan karena berbeda dukungan, hubungan silaturahmi dikorbankan, pemilihan sudah selesai). Mari kita tunggu hasilnya dengan menjaga keamanan, kenyamanan dan kesejukan,” ungkapnya mengakhiri. (ran)

Share this: