Anak Bacoki Ibu dan Abang Kandungnya

Share this:
Ibu dan Abang Korban Bacok

MADINA– Peristiwa berdarah menggegerkan warga Desa Huta Tinggi Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Asrul (20) yang mengalami gangguan jiwa membacok ibu dan abang kandungnya hingga kritis. Usai menganiaya kedua korban, pelaku melarikan diri ke hutan.

“Diduga, Asrul penderita gangguan jiwa yang lepas dari pasungan, lalu menuju dapur dan mengambil sebilah parang dan langsung membacok korban, ibu kandungnya, SH (50) pada bagian kepala, kemudian abang tersangka atas nama (EN),” kata Kapolsek Panyabungan, AKP Andi Gustawi, Rabu (3/7).

Awalnya, kata dia, kakak pelaku EN atau korban mendengar jeritan ibunya yang sedang berada di dapur rumah. Lalu, EN menuju dapur kemudian ia sudah melihat ibunya bersimbah darah.

“Seketika itu juga dengan sepontan Asrul langsung membacok kakaknya yang berusaha menolong ibunya,” ujarnya.
Setelah membacok ibu dan kakak kandungnya, tersangka Asrul, sempat melarikan diri karena mendapat perlawanan dari warga, pelaku kabur ke dalam hutan dengan membawa sebilah parang yang digunakan membacok saudara dan ibunya.

“Pelaku sempat kabur ke dalam hutan dengan membawa sebilah parang tersebut setelah membacok kedua korban, namun pelaku berhasil ditangkap warga dibantu anggota kita lalu keluarga pelaku dan warga mengikatnya di desa itu,” katanya.

Kedua korban kini berada di RSUD Panyabungan dan sudah mendapat perawatan medis. Untuk pembuatan LP, pihak keluarga masih berembuk dikarenakan tersangka merupakan keluarga dan diduga menderita gangguan jiwa. (Ir)

Share this: