Hindari Orang Titipan: Transparansi Rekrutmen Petugas Haji Diperlukan

Bagikan:
Petugas haji saat melakukan pemeriksaan barang bawaan calon haji.

MetroTabagsel.com – Ketua Komnas Haji Mustolih Siradj menyampaikan pentingnya keterbukaan dalam persoalan rekrutmen petugas haji 2019. Keterbukaan ini penting untuk mencari petugas haji sesuai klasifikasi yang dibutuhkan demi tercipta layanan penyelenggaraan haji secara maksimal.

Mustolih menambahkan, jelang musim haji 2019, berbagai persiapan haji sudah mulai dilakukan pihak Kementerian Agama.

Saat ini pihak Kemenag RI tengah memulai rekrutmen petugas haji baik petugas kloter yang menyertai jamaah maupun petugas nonkloter yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.

“Diharapkan proses rekrutmen ini benar-benar transparan sehingga bisa dipantau masyarakat luas (publik) untuk mengeliminasi dugaan adanya upaya oknum melakukan ‘titipan-titipan’ kepada pihak tertentu,” kata Mustolih di Jakarta, Sabtu (23/2) malam.

Dosen Hukum Bisnis Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta ini menambahkan, dengan begitu proses seleksi menghasilkan SDM petugas yang andal, kredibel, dan berkualitas sesuai dengan kebutuhan.

Menurutnya, hasil rekrutmen calon petugas haji semestinya bukan hanya menggunakan sistem Computer Assisted Tes (CAT). Panitia seleksi (pansel) seketika setelah seleksi juga harusnya segera mengumumkan kepada publik secara online hasil dan skor penilaian siapa yang lolos dan tereliminasi.

Ia mengatakan bahwa proses rekrutmen petugas sangat penting mengingat salah satu yang menentukan kelancaran dan kesuksesan penyelenggraaan ibadah haji adalah kehadiran dan kerja keras petugas-petugas yang profesional dan menguasai medan. (no/int)

Bagikan: