Melawan, Dua Pelaku Curas Ditembak: Satu Baru 2 Bulan Keluar dari Penjara

Bagikan:
Salah satu tersangka usai mendapat perawatan luka tembak.

MetroTabagsel.com – Dua pelaku curas dilumpuhkan usai beraksi di salahsatu Toko Emas di Jalinsum Jalan Jendral Sudirman Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labura, kemarin (20/2).

Informasi dihimpun, Jumat (22/2), kedua pelaku berinisial ES (35) dan AH (20). Keduanya warga Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labura. Namun, ES sendiri baru dua bulan keluar dari penjara dengan kasus yang serupa.

Awalnya, Rabu (20/2), ES bersama rekannya berinisial AH (20) melakukan pencurian di siang bolong di Toko Emas dengan cara berpura-pura menyaru sebagai pembeli.

Begitu kalung emas senilai Rp6 juta berada di tangan ES, pelaku langsung melarikan diri meninggalkan Toko Emas. Mengetahui hal itu, korban (pemilik toko) langsung mengejar.

Aksi kejar-kejaran pun sempat terjadi hingga ke perkebunan kelapa sawit. Namun saat pelaku ES hampir bisa ditangkap korban, pelaku langsung menyerang korban dengan memukul korban pakai pelepah sawit yang berada di sekitar lokasi.

Hanya saja, korban berhasil menangkis dengan tangannya dan terjatuh. Akibatnya, korban mengalami luka-luka. Sementara pelaku langsung melarikan diri.

Oleh korban kemudian membuat laporan ke Polsek Kualuh Hulu dengan nomor laporan : LP/58/II/ 2019/Sek KL Hulu, tanggal 20 Februari 2019 (Curas).

Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu dan Tim Rajawali Labura yang dipimpin Ipda Gunawan Sinurat SH MH, langsung melakukan cek TKP (Tempat Kejadian Perkara).

Dari hasil pengembangan penyelidikan di lapangan dan rekaman CCTV, diketahui pelakunya adalah ES (35) dan AH (20), keduanya warga Aek Kanopan.

Petugas langsung turun ke lapangan. Hari itu juga kedua pelaku diamankan dari tempat yang berbeda dan ditetapkan menjadi tersangka.

Dari tangan tersangka, polisi menyita satu kalung emas yang dilarikan pelaku ES. Dari hasil interogasi pihak Kepolisian, diketahui bahwa tersangka ES adalah Residivis. Sudah lima kali masuk penjara. Dimana keseluruhan kasusnya adalah pencurian dengan kekerasan (Curas).

Selama lebih kurang dua bulan, tersangka ES baru bebas dari penjara. ES sudah empat kali melakukan pencurian. Di antaranya satu curas (Toko Emas), dan 3 Curat (Bongkar Rumah).

Kapolsek Kualuh Hulu AKP Asmon Bufitra melalui Kanit Reskrim Ipda Gunawan Sinurat SH MH mebenarkan kedua tersangka sudah diamankan.

Namun saat tersangka ES hendak dibawa ke Polsek Kualuh Hulu guna menjalani proses hukum, ES berontak dan langsung melarikan diri.

Makanya dengan terpaksa, petugas melakukan tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkan tersangka dengan menembak di bagian kakinya.

“Demikian juga si AH, dia melakukan perlawanan dan terpaksa kami tembak,” ujarnya. (st)

Bagikan: