PLN Terbakar di Hutalombang Warga Panik, Listrik Padam

Bagikan:
Kondisi trafo milik PLN yang terbakar di Desa Hutalombang, Psp Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Selasa (19/2) malam.

SIDIMPUAN – Warga di sekitar Desa Hutalombang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan dihebohkan dengan terbakarnya trafo listrik milik PLN, Selasa (19/2) sekitar pukul 22.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, warga sempat panik dan listrik mengalami pemadaman.

“Mulanya ada percikan api dari bagian atas trafo, dan kemudian terbakar. Saya juga sempat panik. Apalagi yang terbakar jaringan listrik,” ungkap Eko, warga sekitar yang melihat kejadian tersebut.

Cerita Eko, akibat dari kejadian itu, warga sekitar langsung berhamburan keluar rumah. Mereka ketakutan, api akan menjalar dan membakar rumah yang ada di dekat trafo.

“Listrik padam, masyarakat banyak yang panik. Apalagi api nyaris membakar rumah yang ada di dekat trafo itu,” jelasnya.

Petugas pemadam kebakaran yang mendapat informasi tersebut langsung turun ke lokasi. Dibantu masyarakat, akhirnya api dapat dipadamkan.

“Itu musibah, sudah langsung ditangani pihak PLN. Tidak ada korban jiwa dan unsur pidananya,” terang Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan AKP Abdi yang ditanyai mengenai kejadian tersebut.

Sementara, pihak PLN Padangsidimpuan lewat Bagian Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan Dimas Aryo menerangkan, penyebab terjadinya kebakaran dikarenakan ada short sirkuit pada LVC.

” Begitu mendapat informasi, petugas jaringan kita langsung turun ke lokasi dan melakukan perbaikan,” terangnya.

Dan akibat kejadian tersebut, Dimas mengaku, PLN melakukan pemadaman listrik selama 3 jam di beberapa wilayah, seperti di Angkola Muaratais, Angkola Selatan, Jalan Albion Hutabarat, Komplek DPRD, Desa Palopat, Pijorkoling, Pintu Padang, Pulobauk, Batugodang dan daerah di Padangsidimpuan Tenggara.

“Dan di daerah khusus sekitar trafo yang terbakar baru dapat kami atasi hingga pukul 13.00 wib, siang tadi. Dan kami memohon maaf kepada pelanggan kami,” pungkasnya. (yza)

Bagikan: