Perempuan Ini Ditemukan Bersimbah Darah

Bagikan:
SE saat dirawat di Rumah Sakit Seger Waras. (Bayu Sahputra)

ASAHAN – SE (19) warga Kecamatan Aek Kuasan, Kabupaten Asahan, kritis setelah diperkosa pria yang baru dikenalnya dari Media Sosial (Medsos). Selain diperkosa, SE juga dianiaya hingga ditusuk pisau oleh pelaku.

Informasi dihimpun, korban diperkosa di kebun sawit Afdeling VI PT Socfindo Desa Sengon Sari, Kecamatan Aek Loba, Kabupaten Asahan, Minggu (10/2) sekira pukul 18.30 WIB.

Sebelum kejadian, korban dengan pelaku sempat akrab di Medsos meski keduanya belum pernah bertemu. Karena sudah begitu akrab, korban memberanikan diri dan mencoba meminjam uang kepada pelaku sebesar Rp12 juta. Dengan alasan untuk modal cari kerja ke Medan. Dari pinjaman yang diajukan korban, pelaku hanya menyanggupi Rp8 juta dengan syarat korban harus mau disetubuhi pelaku.

Namun, setelah pelaku bertemu dengan korban di Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban berdalih dan tidak mau disetubuhi. Hal itu membuat pelaku berang. Oleh pelaku kemudian memperkosa dan menganiaya korban. Bahkan menusukkan pisau ke punggung korban.

Meski korban sudah kritis, penganiayaan itu terus berlanjut. Pelaku kemudian memukul korban dengan pelepah kelapa sawit. Setelah kejadian itu, korban ditinggal pelaku dan menutupi tubuh korban dengan rumput.

Pelaku Wanda Firnanda saat diapit Satreskrim Polres Asahan di RSUD HAMS

Selanjutnya salah satu karyawan PT Socfindo menemukan korban dengan keadaan bersimbah darah. Lalu karyawan tersebut langsung memanggil warga dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Pulau Raja.

Menindaklanjuti hal tersebut, Tim Satreskrim Polres Asahan yang dipimpin Kanit Jatanras Ipda Khomaini langsung mencari tau siapa pelaku dan memburunya.

Kurang dari 1 x 24 jam, Tim Satreskrim berhasil mengungkap identitas pelaku, dan menangkapnya dari salahsatu warung yang terletak di Gunting Saga, Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura), Senin (11/2) sekira pukul 18.00 WIB.

Selanjutnya Tim Satreskrim Polres Asahan membawa pelaku untuk mengumpulkan barang bukti. Namun pelaku mencoba melawan dan melarikan diri, sehingga terpaksa dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kedua kaki pelaku.

Kejadian mengenaskan ini dibenarkan Wakapolres Asahan Kompol M Taufik didampingi Kabag Ops Kompol Marluddin dan Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja.

Wakapolres menjelaskan, pelaku bernama Wanda Firnanda (21) warga Gunting Saga, Kabupaten Labura. Dalam kejadian ini, pelaku juga melarikan sepedamotor Supra X dan handphone milik korban.

“Pelaku sempat mengira bahwa korban sudah meninggal dunia. Makanya tubuh korban ditutupinya pakai rerumputan,” kata Wakapolres.
Dalam kasus ini, pelaku dijerat dengan Pasal 365 ayat 2 dengan ancaman paling lama 12 tahun penjara.

“Sementara itu, kondisi korban saat ini masih kritis dan menjalani perawatan. Harapan kami semoga korban cepat sembuh,” sebut Wakapolres Asahan Kompol M Taufik. (Bay)

Bagikan: