Lepas dari Pegangan Ibu, Murid SD Hanyut

Bagikan:
Pihak kepolisian, aparat TNI dan warga berupaya melakukan pencarian terhadap korban hanyut terbawa luapan Sungai Marihan, Selasa (12/2) dini hari.

PALUTA – Hujan lebat yang terjadi pada Senin (11/2) malam menyebabkan Aek Marihan, Kecamatan Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) meluap. Akibatnya, salah seorang warga yang masih duduk di bangku sekolah dasar hanyut. Hingga kemarin sore, belum juga ditemukan.

Adalah Ratih Hasibuan (7). Anak yang hilang terseret arus sungai Aek Marihan di Desa Simantaniari. Bocah malang ini terlepas dari genggaman ibunya, Senin (11/2) sekira pukul 23.30 WIB.

Informasi yang dihimpun, musibah yang menimpa Ratih berawal ketika hujan deras turun. Melihat air sungai meluap dan sudah mendekati rumahnya, ibu Ratih mencoba membawa anak-anaknya untuk meninggalkan rumah. Sementara, pada saat itu orang tua laki-lakinya sedang tidak berada di rumah.

Ibu korban, lalu memegang anak-anaknya untuk meninggalkan rumah di bawah guyuran hujan dan gelapnya malam. Namun entah mengapa, Ratih terlepas terseret air hujan hingga masuk ke aliran sungai.

Pada saat itu, Ratih masih sempat menjerit meminta tolong. Ibunya kemudian berteriak meminta pertolongan warga, yang kemudian melakukan upaya pencarian bersama aparat kepolisian setempat.

“Ketika korban bersama ibu dan saudaranya yang lain berjalan keluar rumah, tiba-tiba Ratih terlepas dari genggaman ibunya dan hanyut,” kata Kapolres Tapsel AKBP Irwa Zaini Adib melalui Kasubbag Humas Polres Tapsel Iptu Alpian Sitepu, Selasa (12/2).

Spontan kejadian itu membuat seluruh warga panik, malam itu juga hingga dini hari petugas gabungan melakukan upaya pencarian, namun hingga kini keberadaan bocah malang tersebut belum juga ditemukan.

Sambungnya, aparat desa dan warga sudah berkali-kali menyarankan keluarga Ratih untuk pindah tempat tinggal ke lokasi yang lebih aman. Namun kedua orang tua korban enggan pindah, padahal lokasi rumah dan sungai hanya berjarak 5 meter. “Hingga saat ini masih terus melakukan pencarian,” pungkasnya.

Terpisah Plt Kepala BPBD Paluta Ridwan Efendi Daulay SSTP mengaku sudah mendapat kabar tentang peristiwa itu. Saat ini katanya personil BPBD sudah meluncur ke lokasi kejadian untuk turut serta membantu pihak Polri dan TNI bersama masyarakat lainnya untuk mencari korban yang hanyut di Aek Marihan, Desa Simataniari, Kecamatan Dolok. (ais)

Bagikan: