KPU Tapanuli Selatan Layani Pemilih Pindah Hingga 17 Februari

Bagikan:
Efendi Rambe

TAPSEL – Mengurus pindah memilih tidak lagi harus di daerah asal. Dan, pengurusannya dapat dilakukan di daerah tujuan. Sehingga pemilih tidak harus pulang kampung untuk mengurus pindah memilih. Dan, KPU Tapsel siap melayani sampai tanggal 17 Februari.

Menurut Divisi Perencanaan Data dan Informasi Efendi Rambe, Senin (11/2), hal itu berdasarkan PKPU nomor 37 tahun 2018, perubahan atas PKPU nomor 11 tahun 2018 dan petunjuk teknis (juknis) penyusunan daftar pemilih khusus dan daftar pemilih tambahan, nomor 227/PL.02.1-kpt/01/KPU/I/2019, KPU Tapanuli selatan, melayani pindah memilih paling lambat tanggal 17 Februari 2019.

“Ini dilakukan untuk mengakomodir pemilih yang akan pindah memilih. Pindah memilih hanya dapat dilakukan jika sudah terdaftar di DPT asal dan sesuai ketentuan kondisi seseorang dapat pindah memilih, seperti sedang menjalankan tugas pada saat hari pemungutan suara, sedang sekolah atau kuliah di luar domisili, sedang bekerja di luar domisili, sedang perawatan di rumah sakit, puskesmas atau rehabilitasi dan sedang menjalani hukuman penjara di Lapas atau Rutan,” terangnya.

Lantas kata Efendi Rambe, jika seseorang pindah memilih, maka surat suara yang diterima oleh pemilih di TPS tujuan tidak sama dengan surat suara yang diterima apabila menggunakan hak pilih di TPS asalnya. Jadi tergantung asal seseorang itu pindah memilh.

“Contoh, untuk surat suara DPR RI, apabila pindah memilih dari luar Dapil Sumut 2 yaitu 19 Kabupaten dan Kota, maka dipastikan tidak dapat memilih DPR RI, misalnya warga Kota Medan pindah memilih ke Sipirok, maka surat suara DPR RI tidak diterimanya lagi karena sudah beda daerah pemilihan (Dapil),” terangnya.

Dirincikan, seperti contoh lain, apabila warga Kelurahan Pasar Sipirok, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel pindah memilih ke Sigalangan Batang Angkola, Kabupaten Tapsel, maka surat suara DPRD Kabupaten tidak dapat digunakan si pemilih.

“Karena sudah beda daerah pemilihan (Dapil). Intinya adalah apabila pindah memilih masih dalam daerah pemilihan yang sama, maka surat suaranya dapat digunakan,” sebutnya.

Diutarakan, selain layanan pindah memilih, KPU Tapsel beserta jajarannya juga tetap memperhatikan warga yang sama sekali belum terdaftar didalam DPT. Dimana, warga yang tidak terdaftar di DPT manapun akan dimasukkan ke dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK) sesuai dengan domisili KTP elektronik yang bersangkutan. Dengan syarat, harus memiliki KTP elektronik atau Surat Keterangan (Suket) dari Dinas Catatan Sipil Daerah Tapsel. (ran)

Bagikan: