Digilas Mobil, Disebut Laka Tunggal: Kasat Lantas Sarankan Keluarga Bikin Laporan

Bagikan:
Hasil rontgen dan saat keluarga membantu korban mendudukkan tubuh korban, Minggu (3/5) malam di Ruang Tulip 3 RSUD Kota Psp. (Samman Siahaan/Metro Tabagsel)

SIDIMPUAN – Kepala Satuan Lalu Lantas Polres Kota Padangsidimpuan, AKP Efridal pada Rabu (6/2) menanggapi peristiwa kecelakaan yang menimpa Alimuda Siregar (22) yang dianggap sebagai kecelakaan tunggal.

AKP Eridal menyarankan keluarga Alimuda membuat pelaporan ke Kantor Polres Kota Psp. Membawa saksi-saksi. Sebab katanya, pihak dari Mobil Innova D 1393 DFC juga bakal membuat pelaporan, dengan saksi-saksi pula.

Tujuannya, menuntut keluarga Alimuda, yang menyebut mereka telah terlibat. Tapi Kasat Lantas, tidak menyebut siapa sosok yang membawa mobil Innova itu.

Lalu bagaimana dengan pemeriksaan oleh Kepolisian? Sudah lima kali katanya, berulang mereka periksa. Bahkan mereka telah melihat rekaman CCTV dari gedung sekitar kejadian.

“Tidak terlihat kecelakaannya. Yang ada mobil dobel kabin berhenti, diperiksanya lalu pergi. Innova yang dari arah berlawanan, berhenti dan turun. Di situ ada istrinya juga, seorang dokter, diperiksanya yang namanya kemanusiaan, kan pasti dibantunya apalagi dia seorang dokter. Terus pergi, begitu saja, sampai semua bubar,” terang Eridal dari sambungan telepon selular.

Sampai saat ini, dari keterangannya. Polisi belum melakukan pemeriksaan pada kendaraan-kendaraan yang diduga terlibat dalam peristiwa itu. Hanya saja, katanya, polisi akan menindak lanjuti sesuai dengan laporan korban atau pemilik mobil Innova serta memeriksa setiap saksi. Nantinya, biar pengadilan yang memutuskan.

“Kan saat itu sudah bubar, tidak didapat lagi yang mana-mana. Kita kan perlu saksi yang melihat itu, jangan ninna tu ninna,” terangnya.

Sementara sebelumnya, keluarga melalui ayah Korban, Asal Siregar. Dirinya didatangi beberapa oknum polisi, termasuk Bhabinkamtibmas Batunadua, polisi berinisial SD dan petugas Laka Lantas, SP. Oknum polisi saat itu kata Asal, mengajak mereka menyelesaikan kasus kecelakaan ini secara kekeluargaan saja. Tanpa harus ada pihak ketiga.

Keesokan hari pasca peristiwa, Kamis (31/1). Kata Asal, bahkan mereka juga membawa ke unit Laka Lantas, sepedamotor yang sebelumnya ditunggangi anak mereka, beserta surat-surat agar menjadi bahan pemeriksaan polisi. Namun oleh, oknum polisi di tempat itu, SP menganjurkan mereka untuk membawa saja motor tersebut. “Terakhir datang lagi dua orang. Bilang bahwa kecelakaan ini kecelakaan tunggal,” kata Asal.

Sementara keluarga lainnya, adik korban, mengaku didatangi lagi oleh polisi. Menyebut, mereka akan dilapor oleh pemilik Mobil Innova.
Sebelumnya, informasi yang didapat Metro Tabagsel, Alimuda Siregar mengalami kecelakaan lalu lintas Rabu (30/1) malam, pekan kemarin. Tepat di depan Kantor Jasa Raharja, Jalan Raja Inal Siregar, Batunadua, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua.

Saat itu, Alimuda menunggangi sepedamotor Honda Beat BB 4778 FI dari arah kediaman mereka di Simpang Rimba Soping, Kelurahan Batunadua. Malam itu menuju arah Kota. Menepis bagian kanan belakang Mobil jenis Strada yang tiba-tiba berhenti. Terpelanting dan diduga tersambar hingga terlindas Mobil Innova D 1393 DFC dari arah berlawanan.

Kaki kirinya patah, tulang selangka pada sebelah kiri juga patah. Selain itu, pada beberapa titik di punggung dan kepala mengalami pelepuhan dan luka robek. (san)

Bagikan: