Pasca Digilas Mobil, tapi Disebut Laka Tunggal: Ayah Berjuang Sendiri Rawat Anak Lelakinya

Bagikan:
Hasil rontgen dan saat keluarga membantu korban mendudukkan tubuh korban, Minggu (3/5) malam di Ruang Tulip 3 RSUD Kota Psp. (Samman Siahaan/Metro Tabagsel)

SIDIMPUAN – Jerit kesakitan tak henti-hentinya menyeruak dari dalam kamar Tulip 3 Rumah Sakit Umum Daerah Kota Padangsidimpuan, Minggu (3/5) malam. Tak jarang pula mengundang perhatian pengunjung rumah sakit itu yang melintas lalu lalang.

Jeritan itu berasal dari Alimuda Siregar, remaja berusia 22 tahun yang tempo hari, Rabu (30/1) malam sekira pukul 21.30 WIB, mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raja Inal Siregar, Batunadua, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua. Tepatnya di sekitaran Kantor Jasa Raharja Padangsidimpuan.

“Sudah tiga hari begini terus, itu setelah (reaksi) obatnya habis. Jadi sekarang dikasih pagi sama malam saja setengah-setengah (dosis),” kata Asal Siregar (58), yang hampir saban hari menjaga anaknya itu sejak dirawat di rumah sakit ini.

Diceritakannya, peristiwa kecelakaan itu cukup tragis. Namun malangnya lagi, itu disebut kecelakaan tunggal oleh petugas kepolisian.
Dari cerita sang anak, Alimuda Siregar di malam peristiwa itu, menunggang Honda Beat BB 4778 FI dari arah rumah mereka di Simpang Rimba Soping, Kelurahan Batunadua Julu, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua. Ke arah pusat kota.

Beberapa meter dari depan Kantor Jasa Raharja, sebuah mobil jenis Strada menahan lajunya secara tiba-tiba, hendak masuk ke arah Simpang Jasa Raharja. Alimuda yang memacu kendaraan cukup kencang tak berhasil menahan laju kendaraannya dan berupaya menghindar ke arah kanan.

Tuas rem sepedamotornya menyentuh lampu sign kanan dari belakang Mobil Strada. Sepedamotornya terlempar ke pelataran Indomaret di sebelah kiri. Sedangkan tubuhnya sudah lebih dahulu terpelanting dan diduga tergilas Mobil Toyota Innova D 1393DFC yang melintas di saat bersamaan dari arah berlawanan.

Luka yang dialami Alimuda cukup parah. Sebagian punggungnya terbakar. Kaki kiri patah, tulang selangka sebelah kiri patah. Tangan sebelah kiri robek. Pada bagian dagu dan pipi kanan robek. Telinga kirinya robek tak beraturan dan kepala bagian belakang kiri mengalami robek.

“Ada tiga orang saksi yang kami tanya, termasuk cerita anak kita waktu itu masih sadar,” demikian kronologinya yang diketahui Asal Siregar, ayah enam orang anak itu.

Malam berita ini diceritakannya, Asal Siregar sebenarnya sudah berencana membawa anaknya pulang, untuk berobat jalan. Sebab, beberapa upaya bahkan pengobatan secara tradisional sudah dilakukan. Untuk obat dari apotek, Asal sementara sudah mengeluarkan biaya Rp7 juta.

Namun yang membebaninya. Setelah peristiwa itu, beberapa oknum polisi katanya menemuinya. Dan menegaskan bahwa peristiwa itu merupakan kecelakaan tunggal. Beberapa nama oknum polisi yang menemuinya, ada SP, SD dan GS. Dan ia harus menanggung sendiri keseluruhan biaya yang keluar untuk proses pengobatan anaknya itu.

“Katanya yang punya Innova ini polisi juga dari Madina. SP (Bhabin Kamtubmas), malah datang ke saya bilangnya ini kecelakaan tunggal, padahal dia datang setelah kejadian. Ada namanya SP, ini kami ketemu di IGD malam itu. Bilangnya, ini biar diselesaikan secara kekeluargaan, jangan ada pihak ketiga,” ulas Asal Siregar.

Tak sampai di situ, Asal Siregar juga telah berupaya membawa sepedamotor mereka yang terlibat kecelakaan itu ke bagian Laka Lantas Polres Kota Padangsidimpuan. Namun petugas di tempat itu malah menganjurkan untuk membawa kembali pulang.

Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Kota Psp, Iptu Suheri, Selasa (5/2) menuturkan korban masih akan membuat laporan, besok (hari ini). Disinggung terkait laporan lapangan yang dibuat petugas, Suheri mengaku sebelumnya belum ada saksi.

“Belum ada saksi waktu itu,” katanya dari sambulangan telepon selular.

Kemudian, bagaimana dari pengakuan Asal Siregar, beberapa petugas polisi yang mendatanginya menegaskan bahwa kecelakaan merupakan kecelakaan tunggal. “Oh itu tidak ada,” sanggah Suheri.

“Besok mereka membuat laporan sudah bertemu sama saya,” timpalnya lagi. (san/yza)

Bagikan: