Ujian Nasional Tingkat SMP… Kadisdik: Tidak Ada Lagi UNKP di Padangsidimpuan

Bagikan:
Ilustrasi

SIDIMPUAN – Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan memastikan Ujian Nasional tingkat SMP/MTs di Kota Padangsidimpuan telah berbasis komputer. Sehingga siswa-siswi yang menjadi peserta Ujian Nasional tahun pelajaran 2018-2019 tidak ada lagi yang menggunakan kertas dan pensil.

“Insya Allah. Persiapan sudah matang. Seluruh sekolah tingkat SMP/MTs Negeri dan Swasta tahun pelajaran 2018/2019 akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Tidak ada lagi UNKP di Padangsidimpuan ini,” kata Kepala Dinas Pendidikan H Muhammad Luthfi Siregar SH MM didampingi Kepala Bidang Pendidikan Dasar Erwinsyah Nasution SPd, kepada Harian Metro Tabagsel, Minggu (3/2).

Luthfi sapaan akrabnya, menyampaikan, persiapan teknis pelaksanaan UNBK masih terus berlangsung hingga seluruh siswa-siswi dapat mengikuti simulasi sebelum tiba waktu pelaksanannya. Sebab, katanya, pelaksanaan Ujian Nasional berlangsung pada tanggal 22 hingga 25 April mendatang.

“Untuk sekolah yang masih kurang fasilitas UNBK-nya, kita (Pemerintah Kota Padangsidimpuan) bekerjasama dengan Cabang Dinas Pendidikan Sumatera Utara untuk ditempatkan di sekolah (SMA/SMK) terdekat yang memiliki fasilitas. Kita pastikan seluruh siswa-siswi yang menjadi peserta dapat mengikuti ujian berbasis komputer,” terangnya.

Sesuai dengan jadwalnya, masih penyampaian Kepala Dinas Pendidikan, Hari Senin tanggal 22 April mata pelajarannya Bahasa Indonesia. Hari Selasa tanggal 23 April mata pelajarannya Matematika. Hari Rabu tanggal 24 April mata pelajarannya Bahasa Inggris dan Hari Kamis tanggal 25 April mata pelajarannya IPA.

Untuk jumlah peserta, UNBK tahun pelajaran 2018/2019 ini peserta yang terdaftar sebanyak 4.777 se Kota Padangsidimpuan. Dari SMP yang terdiri dari 11 Sekolah Negeri dengan jumlah peserta 2.658 orang dan 15 Sekolah Swasta berjumlah 796 orang dengan total 3.454 orang.

Sedangkan, MTs Negeri yang terdiri dari 2 sekolah dengan jumlah peserta 573 orang dan MTs Swasta 14 sekolah dengan jumlah 750 orang dan totalnya 1.323 orang. “Inilah semua total peserta UNBK kita tahun ini. Harapan kita seluruh persiapan dapat terlaksana dengan baik,” tuturnya.

Sementara itu Ketua Dewan Pendidikan Drs Muhammad Jusar Nasution, mengatakan, langkah yang baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Padangsidimpuan. Sebab, pelaksanaan UN lebih terbuka dan terjamin hasilnya dengan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer.

“Satu komputer, satu orang, dan hasilnya lebih terbuka. Dengan harapan pandangan masyarakat terhadap hasil UN itu dengan asumsi ragu, dengan seperti ini kan bisa lebih baik. Ini pun akan menjadi tantangan bagi kita semua, mulai dari orangtua, guru dan peserta (siswa) untuk mempersiapkan diri dengan matang dengan harapan mendapatkan hasil yang lebih berkualitas,” katanya. (bsl)

Bagikan: